AMBON,N25NEWS.id-Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang melalui pembinaan dan kompetisi yang berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota saat membuka Lomba Renang Tingkat SD dan SMP se-Kota Ambon yang berlangsung di Kolam Renang Tirta Sagoro, Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon, Rabu (13/5/2026).
Menurut Wattimena, atlet-atlet berprestasi lahir dari proses pembinaan sejak usia dini yang dilakukan secara konsisten dan terarah.
“Pemkot bersama KONI Kota Ambon terus berupaya melakukan pembinaan secara berjenjang pada seluruh cabang olahraga prestasi, termasuk akuatik. Ini penting agar pada waktunya anak-anak kita siap membela Ambon dan Maluku, bukan hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional hingga internasional,” ujarnya.
Ia mengatakan olahraga bukan hanya tentang mengejar medali dan prestasi, tetapi juga menjadi sarana penting dalam membentuk karakter dan mental generasi muda.
Dengan semakin banyak kegiatan positif yang melibatkan pelajar, diharapkan anak-anak dapat terhindar dari berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
“Pembinaan olahraga yang dilakukan bukan sekadar mencetak atlet, tetapi juga membentuk mental anak-anak Kota Ambon supaya tangguh, teruji, dan memiliki masa depan yang baik,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wattimena juga memberikan perhatian serius terhadap maraknya aksi tawuran pelajar, khususnya di tingkat SMP.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Ambon tidak akan memberikan toleransi kepada siswa yang terlibat aksi anarkis maupun kekerasan antar pelajar.
“Kalau ada siswa yang ketahuan tawuran, tidak ada kompromi. Bisa diskors bahkan dikeluarkan dari sekolah. Jangan merusak masa depan hanya karena pergaulan yang salah,” tegasnya.
Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari sekolah, guru hingga orang tua, untuk bersama-sama menjaga anak-anak dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta positif.
“Mari kita jaga Kota Ambon. Tunjukkan bahwa Ambon ini kota pendidikan, kota yang ada untuk semua, dan kota milik kita bersama,” pungkasnya.
Lomba renang tersebut mempertandingkan nomor gaya bebas dan gaya dada jarak 50 meter serta diikuti sebanyak 148 peserta, terdiri dari 80 siswa tingkat SD dan 68 siswa tingkat SMP dari berbagai sekolah di Kota Ambon.(**)