Sadis Penganiyaan Oknum TNI-AD, Terhadap Salah Satu Warga Asal Lelingluan, Di Ruangan Kantor Syahbandar Larat

by -582 views
by

LARAT,N25NEWS.id-Penganiayaan sadis dilakukan oleh salah satu oknum TNI-AD, di Larat Kecamatan Tanimbar Utara, saat KM. Sabuk Nusantara 72, sandar di dermaga pelabuhan Larat, Jumat (22/12/2023).

Aksi bajingan oknum TNI-AD, asal satuan luar yang melaksanakan cuti itu terlihat beringas saat melakukan aksi premanya terhadap warga masyarakat asal Desa Lelingluan tersebut.

Korban yang baru saja turun dari KM. Sanus 72, itu digiring ke Kantor Syahbandar, kemudian ditutup pintu, lalu seenaknya dihajar bebas oleh oknum TNI-AD, hingga berlumuran darah.

Saat konfirmasi apa penyebab sehingga terjadi penganiyaan, barulah diketahui berawal saat diatas KM. Sanus 72, ada kesalahpahaman antara korban dan saudara oknum TNI-AD itu, sehingga sempat terjadi bentrok fisik diatas kapal, namun telah diatasi oleh petugas dari Koramil, dan Polsek Larat, dengan mengamankan sementra korban, agar terhindar dari amukan warga lain.

Permasalahan pun akhirnya bisa diatasi, namun oknum TNI-AD, atas nama Gotlif Kelmas, yang melaksanakan cuti, mencari tau keberadaan korban, yang telah diamankan di Kantor Syahbandar Larat, dia pun langsung masuk, berseragam lengkap berpangkat Praka, langsung melakukan pukulan dibagian muka korban, rusuk, sehingga berlumuran darah.

Tak puas dengan pukulan menggunakan kedua tangannya, oknum TNI-AD, ala preman ini mengunakan kedua kakinya menendang korban hingga jatu tersungkur, dan diinjak, serta kedua kakinya, berusaha mematahkan leher korban, namun pintu kantor Syahbandar sempat digebrak dibuka, sehingga oknum TNI-AD ini, hentikan aksi brutalnya.

Oknum TNI-AD Gotlif Kelmas, ini langsung ditegur, oleh beberapa anggota Koramil, dan dua wartawan yang ada sehingga menghentikan aksi krosboynya.

Korban Penganiayaan yang berlumuran darah langsung dilarikan ke rumah sakit Anaktototi, guna mendapat pengobatan.

Sementara masalah tersebut langsung di laporkan via telepon kepada Dandim 1507/Saumlaki, Letkol Inf Hendra Suryaningrat, dan mendapat respon yang luar biasa.

Dandim 1507/Saumlaki, langsung memerintahkan anggota Koramil Larat, untuk mengawal serta menghantar oknum TNI-AD, ala preman itu langsung menghadap ke Makodim 1507/Saumlaki, guna diproses.

Sebagian warga korban pun langsung mengapresiasi langkah pimpinan Kodim, yang tegas dan prinsip dalam penegakan aturan militer itu.

Salah satu saudara dari korban berharap kepada Dandim 1507/Saumlaki, agar oknum tersebut diproses hingga mendapat hukuman setimpal, bahkan bila perlu di pecat dari dinas kemiliterannya.

“Sambil meniru bahasanya,” beta (saya) berharap dari komandan Kodim, urus kasih pecat dia, biar dia tau rasa, anggota Koramil dengan Polisi disini seng pernah pukul masyarakat sabarang,”pungkasnya.

“Kalau masalah dong (mereka) panggil lalu bicara, kasih perhatian, tapi yang tiga merah ini dia bikin gaya sama deng pangkat jenderal, jenderal jua seng bikin bagini, tapi dia su terlalu lai,”tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *