SAUMLAKI,N25NEWS.id-Aktivitas perjudian bola guling di Kepulauan Tanimbar semakin menjadi-jadi, namun ironisnya, aparat kepolisian setempat terkesan menutup mata.
Kondisi ini memicu pertanyaan besar di beberapa kalangan masyarakat, ada apa dengan Kapolres Kepulauan Tanimbar?.
Pantauan Wartawan media ini di lapangan menunjukkan, ada lapak-lapak judi bola guling tumbuh subur di beberapa sudut lokasi pasar Omele Sifnana.
Para pemain bebas memasang taruhan tanpa rasa takut, seolah-olah ada kekuatan besar yang melindungi mereka.
Rasa heran, kok bisa judi bola guling ini semakin ramai, padahal jelas-jelas ilegal, polisi seharusnya bertindak, bukan malah diam saja.
Ketidakberdayaan atau bahkan pembiaran dari pihak kepolisian ini menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.
Muncul dugaan bahwa Kapolres Kepulauan Tanimbar atau oknum di bawahnya menerima “upeti” dari bandar judi, sehingga enggan menindak aktivitas ilegal tersebut.
Tidak tahu apa yang terjadi, tapi yang jelas, beberapa kalangan merasa sangat resah dengan kondisi ini, berharap ada pihak yang berwenang turun tangan untuk menyelidiki modus satu ini.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Kepulauan Tanimbar terkait maraknya perjudian bola guling ini.
Beberapa kalangan menuntut adanya transparansi dan tindakan nyata dari aparat kepolisian untuk memberantas segala bentuk perjudian di wilayah Duan Lolat ini.(**)