NAMROLE,N25NEWS.id-Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) provinsi Maluku melakukan kegiatan Verifikasi Lapangan Kampung Keluarga Berkualitas tingkat provinsi Maluku tahun 2022 di Desa Wali, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel).
Memasuki tahun ke-6 pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas,berbagai pengetahuan dan keterampilan pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas Tinggi telah diberikan dalam berbagai bentuk,baik berupa pedoman,panduan, sosialisasi, workshop maupun pelatihan.Dimana, hasilnya dapat dilihat bahwa telah banyak Kampung Keluarga Berkualitas yang bergerak dan cukup berhasil dalam pembangunan manusia dan desa.
Namun,tidak sedikit pula Kampung Keluarga Berkualitas yang masih membutuhkan contoh nyata dalam pengelolaan dan pelaksanaan Kampung Keluarga Berkualitas,maka tahun 2016 BKKBN memilih satu kampung berkualitas yang telah berjalan dengan baik dan memberi dampak kepada masyarakat,serta kampungnya untuk dapat dijadikan contoh bagi kampung keluarga berkualitas lain di setiap provinsi.
Adapun,dasar pelaksanaan Kampung Keluarga Berkualitas tersebut berdasarkan surat Plt.Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN nomor,283/I/HK.04/2022 tanggal 17 Maret,perihal pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas.Juga surat Kepala Perwakilan BKKBN provinsi Maluku nomor.411/PD.03.01/32/2022,perihal penguatan Kampung Keluarga Berkualitas,dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-28.
Selain itu,tujuan dilaksanakannya kegiatan diatas juga adalah,melakukan pemetaan kualitas Kampung Keluarga Berkualitas, mengapresiasi pelaksanaan sistem pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas.
Dan hasil yang diharapkan adalah terpilihnya Kampung Keluarga Berkualitas tingkat provinsi Maluku,terkait pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas.Sedanhkan,dari objek pengamatannya, Kampung Keluarga Berkualitas yang diajukan oleh masing-masing kabupaten/kota, selanjutnya dilakukan pengamatan oleh provinsi.
Waktu pelaksanaan,yaitu usulan dari kabupaten/kota, diterima oleh provinsi sejak tanggal 13 April 2022.Dengan periode penilaian, dimulai dari melihat profil Kampung Keluarga Berkualitas dan dokumen pendukung usulan dari kabupaten/kota yang dikirim dalam bentuk soft file.
Sementara itu, untuk jadwal pelaksanaan kegiatan,akan dimulai dengan penerimaan usulan profil Kampung Keluarga Berkualitas dan verifikasi lapangan yang dilaksanakan pada hari ini tanggal 8 Juni 2022 di Desa Wali Kabupaten Bursel.
Untuk apresiasi yang diberikan dari hasil pengamatan dan verifikasi lapangan ditetapkan 2 bentuk apresiasi yakni :
1.Kampung Keluarga Berkualitas yang terpilih akan dijadikan acuan pembelajaran yang direkomendasikan oleh provinsi pada berbagai kegiatan di tingkat provinsi.
2.Penyerahan aspresiasi kepada Kampung Keluarga Berkualitas terbaik akan diberikan simbol pada peringatan HARGANAS tahun 2022 di tingkat provinsi.
Sebagai informasi dana untuk kegiatan Kampung Keluarga Berkualitas ini berasal dari DIPA BKKBN dan Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik.
Adapun, Bupati Bursel, Safitri Malik Soulissa dalam sambutannya mengatakan Kampung Keluarga Berkualitas merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas.Selain itu,meningkatkan SDM keluarga dan masyarakat serta sebagai sebuah pendekatan pembangunan yang bersifat universal dan menciptakan penyelenggaraan pemberdayaan penguatan institusi keluarga,maka perlu didorong penyelenggaraan Keluarga Berkualitas di setiap desa atau kelurahan.
“Perlu kita tau untuk menyelenggarakan Kampung Keluarga Berkualitas data merupakan sumber utama, untuk memetakan kondisi wilayah,”kata Safitri.
Dalam Kampung Keluarga Berkualitas terdapat juga Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang sasarannya untuk mencegah balita stunting dan berbagai kegiatan lainnya menuju masyarakat sehat sejahtera.
“Oleh karena itu,saya meminta kepada pimpinan OPD terkait agar terus dan tingkatkan kerjasama dengan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana sebagaimana MoU yang telah dilaksanakan,”tandasnya.
“Untuk itu,saya berharap semoga hasil verifikasi lapangan nanti,akan sesuai bahkan lebih baik dari yang ada didalam dokumen, sehingga nantinya Desa Wali bisa menjadi yang terbaik,”pungkas Safitri Malik Soulissa.