SAPARUA,N25NEWS.id-Sebanyak 1000 anak-anak dari berbagai komunitas Jukulele di Saparua,Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah (Malteng),siap meramaikan festival Saparua Badendang Jukulele (SBJ) yang di gelar DPD Granat Maluku dan Moluccan Jukulele Leaders.
Koordinator Wilayah Pendidikan di Kecamatan Saparua, Hendrik Pattiasina menyebut, festival Saparua Badendang Jukulele ini, pihaknya juga didukung oleh Tim Koordinator Pendidikan Kecamatan Saparua Timur.
“Jadi kami sangat antusias menyambut festival SBJ yang akan dilaksanakan pada besok tanggal 24 Agustus 2023,”ungkap Hendrik Pattiasina Kepada N25NEWS,langsung dari Saparua,Rabu (23/8).
Lebih lanjut Hendrik Pattiasina mengatakan,semua komunitas Jukulele,sudah siap mengikuti giat SBJ tersebut.Dimana,ada 33 group Jukulele dengan melibatkan sekitar 800-1000 anak-anak.
Selain itu, festival SBJ juga diramaikan oleh komunitas musik Hadrah dari Negeri Sirisori Islam (Salam) dan Negeri Kulur Kecamatan Saparua Timur dan akan bertambah semarak.Pasalnya, festival SBJ tersebut juga diisi oleh salah satu artis Kota Ambon yakni Putri Pasanea yang akan membawakan beberapa lagu.
Sebagai informasi,komunitas Hadrah dari Negeri Sirisori Islam dan Kulur tersebut merupakan juara umum lomba Hadrah se-Kabupaten Maluku Tengah pada satu Muharam yang lalu.
“Dengan demikian kami meminta dukungan dari semua pihak di Saparua,guna kita sukseskan festival SJB dan tentu sebagai momentum untuk kita tingkatkan persekutuan melalui musik Jukulele,”ujarnya.
Sementara Kepala Sekolah SD 209 Kecamatan Saparua,Anis Siahay,mengatakan bahwa pihaknya sudah maksimal dan siap untuk tampil besok tanggal 24 Agustus 2023.
“Semoga besok kami akan tampil sebaik mungkin dan saya percaya Tuhan akan memberkati kegiatan ini sampai sukses,”paparnya.
Anis Siahay mengatakan lagi dalam festival SBJ ini sekolahnya mengirim 45 siswa-siswi dengan membawakan 2 lagu yakni,mars Jukulele dan lagu pilihan Jojaro dan Mongare.
“Untuk itu,saya berharap kegiatan ini besok berjalan dan tentu kami optimistis buat yang terbaik di festival Saparua Badendang Jukulele ,”tandasnya.(**)