SBB,N25NEWS.ID – Telah terjadi insiden pembakaran empat unit sepeda di Desa Alang Saude, Kecamatan Huamual Belakang, motor, pada dini hari Selasa, (10/02).
Kejadian ini bukan hanya memicu kemarahan warga, tetapi juga menciptakan ketegangan yang cukup signifikan di lingkungan desa.
Kejadian tersebut terjadi di lokasi Kayu Putih sekitar pukul 03.50 WIT. Bagaimanapun, rincian lebih lanjut mengenai penyebab pembakaran belum sepenuhnya terungkap.
Kepala Desa Alang Saude, Vlanius O. Patty, mengkonfirmasi insiden tersebut dan menekankan bahwa hal ini memicu ketegangan di desanya.
“Kejadian seperti ini tentu meninggalkan dampak yang mendalam tidak hanya bagi pemilik sepeda motor tetapi juga bagi warga desa lainnya,” ujar Vlanius O. Patty.
Vlanius menyebut,Sebagai bentuk protes terhadap kejadian tragis ini, warga setempat melakukan aksi pemalangan jalan.
Mereka menutup akses jalan mulai pukul 07.00 WIT hingga pukul 14.00 WIT, menuntut penangkapan pelaku dan ganti rugi atas kerugian yang dialami.
Salah satu perwakilan warga menyatakan dengan tegas bahwa mereka tidak akan membuka jalan jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi.
Aksi ini menunjukkan betapa dalamnya rasa ketidakpuasan dan keprihatinan masyarakat terhadap keamanan di daerah mereka.
Menanggapi situasi yang memanas, pihak kepolisian dari Polres Seram Bagian Barat (SBB) segera turun ke lokasi.
Tim yang dipimpin oleh Wakapolres SBB, Kompol Beny Kurniawan, berhasil membuka akses jalan yang sebelumnya ditutup oleh warga.
Beny menegaskan pentingnya menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lain. Ia juga menyoroti komitmen pihak kepolisian untuk menangani kasus pembakaran tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.
Kasat Reskrim Polres SBB, AKP Idris Mukadar, berkoordinasi dengan massa yang melakukan pemalangan.
Ia meminta kepercayaan dari warga agar diberikan kesempatan kepada pihak kepolisian untuk menemukan pelaku tanpa ada tindakan pidana baru yang dilakukan oleh masyarakat. Hal ini menjadi langkah penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan di desa.
Hingga saat ini, proses penyelidikan untuk menemukan pelaku pembakaran masih berlangsung. Masyarakat diharapkan dapat bersabar dan memberikan dukungan kepada pihak kepolisian dalam menjalankan tugasnya.
Akses jalan utama yang sempat ditutup kini telah kembali normal, namun insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keamanan dan keharmonisan dalam komunitas.
“Semoga ke depan, ketegangan seperti ini tidak terulang dan warga Desa Alang Saude dapat hidup dalam kedamaian,”ujar Kasat Reskrim Polres SBB, AKP Idris Mukadar