Warga Inamosol Terpaksa Pikul Pasien karena Jalan Rusak, Pemkab SBB Diminta Bertindak Cepat

by
by

SERAM BAGIAN BARAT, N25NEWS.id – Potret memprihatinkan kembali muncul dari Kecamatan Inamosol, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Seorang warga yang sakit terpaksa dipikul secara bergotong royong melewati jalan rusak dan berlumpur karena sulitnya akses menuju fasilitas kesehatan.

Foto yang beredar luas di media sosial itu memicu keprihatinan masyarakat. Banyak pihak menilai kondisi tersebut menjadi bukti bahwa masih ada wilayah di Kabupaten Seram Bagian Barat yang belum menikmati infrastruktur dasar yang memadai.

Tokoh masyarakat Seram Bagian Barat, Mario Kakisina, meminta Pemerintah Kabupaten SBB menjadikan persoalan infrastruktur sebagai prioritas utama. Menurutnya, pembangunan harus dirasakan seluruh masyarakat tanpa membedakan wilayah.

“Bupati jangan tebang pilih dalam kebijakan pembangunan di SBB. Seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pedalaman seperti Kecamatan Inamosol, memiliki hak yang sama untuk menikmati pembangunan infrastruktur yang layak,” tegas Mario.

Ia menilai buruknya akses jalan bukan hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat mengancam keselamatan warga yang membutuhkan penanganan medis darurat. Selain sektor kesehatan, kondisi jalan yang rusak juga berdampak pada pendidikan, distribusi hasil pertanian, serta perekonomian masyarakat.

Mario mendesak pemerintah daerah segera mempercepat pembangunan jalan, jembatan, dan sarana transportasi di Inamosol maupun wilayah lain yang masih tertinggal. Menurutnya, pemerataan pembangunan merupakan wujud keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Seram Bagian Barat.

Di sisi lain, masyarakat Inamosol berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata. Mereka menginginkan akses jalan yang layak agar warga tidak lagi harus mempertaruhkan keselamatan saat membawa pasien, sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat dan meningkatkan perekonomian desa.

Kondisi ini kembali menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan kebutuhan mendesak yang menyangkut keselamatan, pelayanan publik, dan kualitas hidup masyarakat. Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah SBB diharapkan menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Penulis : Ogen Pesireron

Editor   : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *