AMBON,N25NEWS.id-Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijiriah yang dilangsungkan di lapangan Merdeka Kota Ambon,(21/3/2026) umat muslim tetap bertahan,walaupun sempat turun hujan deras.
Para jamaah ada yang bertahan,walaupun sampai basah kuyup dan juga ada yang mencari tempat berteduh agar tidak basah.
Pada sholat Id tahun ini,bertindak sebagai Imam,Ketua Yayasan Al- Fatah Ambon,Ustad Hadi Basalamah,sedangkan Khatib,Kapolda Maluku Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi,Dadang Hartanto.
Kapolda menyampaikan,Idul Fitri bukan sekadar kemenangan pribadi,tetapi momentum kembali pada kesucian dan memperkuat nilai kemanusiaan.
“Idul Fitri merupakan momentum untuk membersihkan hati,memperbaharui hubungan dan merajut persatuan di tengah masyarakat,” katanya.
Oleh sebab itu,dirinya mengajak seluruh kaum muslimin untuk memperbaharui niat guna menjaga kedamaian di bumi Raja-raja ini.
Menurutnya,Idul Fitri melahirkan pribadi yang lebih lembut, tenang dan penuh kasih sayang terhadap sesama.Hal tersebut tercermin dalam sikap saling memaafkan dan mempererat silaturahmi.
Khatib juga menekankan bahwa saling memaafkan merupakan bagian dari ajaran Al-Qur’an.
Sikap tersebut termasuk amal mulia yang mencerminkan ketakwaan seseorang.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian, keamanan, dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga menyinggung filosofi hidup masyarakat Maluku “sagu salempeng pata dua”.
Filosofi ini mengandung makna kebersamaan, kepedulian, dan empati dalam menghadapi setiap persoalan.
Lanjutnya,perbedaan harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan, bukan memicu perpecahan.
“Mari kita menjadi pribadi yang menghadirkan ketentraman bagi orang lain,bukan kegelisahan,menjadi bagian dari solusi,bukan masalah,menjadi penjaga persaudaraan ,bukan perecahan,” tukasnya.(**)