Hatta Fasilitasi Bencana Kamariang Terima Bantuan Bronjong

by -8 views
by

AMBON,N25NEWS.id – Sebagai wakil rakyat yang duduk di Komisi III DPRD Maluku, Hatta Hehanussa, tidak hanya berdiam diri dan duduk dikursi goyang, tapi keprihatinan dan kepedulian terhadap dampak bencana alam yang terjadi akibat curah hujan yang melanda beberapa wilayah di Maluku.

Salah satunya desa Kamariang Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan sejumlah desa lainya.

Dengan campur tangan Politisi Partai Garindra ini akhirnya berhasil mendapat bantuan 150 bronjong lewat Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku untuk penanganan dampak bencana yang terjadi di desa Kamariang.

Bantuan bronjong atas persetujuan Kapala BWS Maluku, Marva Ranla Ibnu yang diterima langsung Kaur Desa Kamariang, Renol Sahetapy di BWS Maluku, Senin(1/8).

Kepada awak media Sahetapy mengatakan, mewakili pemerintah desa, merasa beruntung langsung bisa mendapat bantuan 150 bronjong dan semua atas fasilitas Hatta Hehanussa sebagai anggota DPRD Maluku.

“Kalau kita melihat beliau(Hatta) sebagai terwakilan di DPRD Maluku, sangat antusias dan respon terhadap fenomena alam yang terjadi akhir-akhir ini di Maluku, salah satunya di SBB,”akui Sahetapy.

Tanpa disadari bantuan yang diterima, kalau bukan ada campur tangan dari DPRD, mungkin agak sulit diterima, karena harus melalui mekanisme dan antrian yang cukup lama untuk bisa mendapat bantuan bronjong.

“Artinya masih ada anggota DPRD yang bisa melihat langsung nasib rakyat akibat dampak bancana. Padahal selain Hatta masih ada anggota DPRD Malulu lainnya dari dapil SBB, tapi yang kami liat dari beliau masih bisa menjembatani, kami dari pemerintah desa untuk bisa mendapat bantun tanggap bencana,”terangnya.

Terpisah Hatta yang dikonfirmasi mengakui, kalau memang ada bantuan bronjong dari BWS kepada desa Kamariang.

Menurutnya, sesuai data curah hujan yang terjadi sudah tidak diatas kewajaran, sehingga mengakibatkan terjadinya bencana dimana-mana, termasuk di SBB.

Alhasilnya ada beberapa bermunculan aliran sungai yang baru, sehingga banyak bangunan yang terdampak bencana.

Olehnya itu sebagai anggota DPRD dirinya mencoba untuk menghimbau kepada masyarakat agar bisa malakukan tanggap darurat mandiri.

“Kalau kita berharap pemerintah, hari ini memang agak sulit, apa lagi luas wilayah yang kena dampak cukup terlalu luas untuk bisa ditangani secara cepat, kalau tidak dilakukan secara mandiri,”jelasnya.

Sehingga lewat koordinasi dengan BWS sekaligus mitra kerja Komisi III, mencoba berkomunikasi agar bisa mendapat bantuan bronjong maupun Geo Back. Seperti bantuan 150 bronjong ke desa Kamariang dan beberapa bronjong di seputaran desa Kairatu.

Dengan harapan bisa dilakukan tanggap darurat mandiri yang dilakukan masyarakat secara bergotong-royong, terhadap wilayah-wilayah yang menjadi skala prioritas bisa ditangani lebih dulu.(**)

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *