Elias J Masela : Busur Dan Anak Panah, Juga Bibit Yang Baik, Dalam Bercocok Tanam

by -37 views
by

SAUMLAKI,N25NEWS.id-Kampanye politik salah satu putra Desa Arma, Elias J Masela,Rabu (6/2/2024), bertempat di lapangan alun-alun Desa Arma, mengilustrasikan, “Busur dan Anak Panah, juga “Bibit Yang Baik, saat bercocok tanam”.

Hal ini disampaikan Elias J.Masela Calon legislatif (Caleg),daerah pemilihan (dapil) 3 dari Partai Garuda, Nomor 7.

Elias J.Masela dalam orasi politiknya memberikan ilustrasi dihadapan masyarakat yang hadir, walaupun diterpa cuaca hujan, tidak menyurutkan semangatnya, juga masyarakat Desa Arma, yang hadir.

Dikatakan, ilustrasi Busur dan Anak Panah, ala Jems, sapaan akrabnya mengatakan,dalam berburu pastinya menggunakan busur dan anak panah, busur dan anak panah yang disiapkan pasti diantara sekian anak panah, pasti disiapkan salah satu khusus yang diyakini mampu membunuh hewan buruan.

Lanjutnya, arti ilustrasi tersebut adalah, dari sekian calon legislatif yang ada, masyarakat harus cerdas menentukan pilihan, memilih calon anggota legislatif yang mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat, kata lelaki yang alergi dengan janji-janji palsu yang dapat membodohkan masyarakat.

Kemudian, dalam bercocok tanam, pasti disiapkan bibit yang baik, dengan harapan kelak memanen hasil yang berlimpah.

Artinya, dalam pesta demokrasi tepatnya pada tanggal 14 Februari 2024, masyarakat diharapkan menentukan calon anggota legislatif yang tepat dan dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Bukan sebaliknya kita membohongi karena kepentingan pribadi dan kelompok semata,” tuturnya pria murah hati ini.

“Salurkan pilihan kita pada pemilu di tanggal 14 Februari nanti, harus cerdas dan rasional. Pelajari rekam jejak, sebelum menentukan pilihan.Saya juga mengingatkan jangan terpancing politik identitas, isu sara, dan money politik,”ujar Jems yang juga putra asli Kecamatan Nirunmas ini.

Pada akhir orasi politiknya, dia juga mengatakan didepan ratusan masyarakat yang hadir saat itu, katanya. Jika TUHAN berkenaan terpilih nanti, dia berjanji kepada seluruh masyarakat Desa Arma, jika tidak melakukan seperti apa yang dikatakan, dia bertanggungjawab kepada leluhur dan Tuhan, juga, masyarakat berhak menuntut kata-kata sebagaimana dalam orasi politiknya.

“Bila perlu didatangi saya dan berteriak pembohong,”tegas Jams.

“Prinsip saya, jika itu memang bagiannya rakyat, biarlah mereka yang merasakan, bukan sebaliknya kita curi, dan rampas, apa yang sesungguhnya hak mereka. Apapun itu, jika kelak terpilih, akan saya lakukan, konsekwensinya di apakan partai akan diterima, pecat sekalipun, asalkan berjuang demi rakyat, titik, pungkasnya mengakhiri.

Editor : Aris Wuarbanaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *