SAUMLAKI,N25NEWS.id-Thomas Buksalwembun,salah satu warga Desa Sangliat Dol,Kecamatan Wertamrian Kabupaten Kepulauan Tanimbar sangat tidak puas dengan cara Kepala Desa (Kades) Sangliat Dol, yang diduga terlalu plin-plan, terkait usaha membenarkan diri, untuk mengorbankan orang lain, seakan-akan, dia yang menjadi korban pemalsuan, dan lainnya yang menjadi pelaku.
Hal ini diungkapkan Thomas Buksalwembun,kepada N25NEWS.id,saat ditemui di Saumlaki,Selasa (19/7/2022).
Dugaan pemalsuan tandatangan yang dilaporkan Kornelis Sorluri, ke pihak Polres Kepulauan Tanimbar, sangat disayangkan Thomas, karena fakta membenarkan dia Kades, yang menandatanganinya, disaksikan oleh Sekretaris Desa, Angki Sainlolin dan Ignasius Lamere,saat menjadi Operator Desa,termasuk dirinya (Thomas).
“Mengapa tiba-tiba, Kades tuduhkan kepada saya dalam laporannya ke Polres,”tutur Thomas, dengan nada kesal.
Thomas, melanjutkan, atas kordinasi dengan Sekdes Sangliat,dirinya menyiapkan format Surat Izin Usaha, untuk penjualan minyak tanah di desa Sangdol.Format surat tersebut telah siap, kemudian dirinya Thomas bertemu dengan Sekdes, guna meminta petunjuk selanjutnya, agar surat tersebut dapat ditandatangani oleh Kades, Sorluri.
Laporan Kades, ke Polres Kepulauan Tanimbar, terkait dengan dugaan pemalsuan tandatangan, yang telah ditandatanganinya, (Kades). Thomas, sendiri tidak mau menerima laporan Kades, yang telah dialamatkan kepada dirinya, olehnya dia sendiri yang menandatanganinya, namun upaya tidak tau menahu, atau pura-pura lupa, untuk mencari kesalahan orang lain, hal demikian, tidak boleh dibiarkan.
Dengan demikian, Thomas, juga tidak akan diam, dan berencana, akan melaporkannya, dengan menghadirkan beberapa saksi, dan bukti sebagian surat yang ditandatangani sang kades bervariasi.
“Untuk itu, saya tegaskan usaha mengelabui orang lain dengan menyatakan hal yang benar, kini sudah jamak di masyarakat. Itu sebabnya, sering muncul istilah, paltering atau, mempermainkan kebenaran. Kebohongan jenis ini, beredar luas di masyarakat masa kini, sehingga batas kejujuran dan kebohongan menjadi abu-abu, pungkas Thomas Buksalwembun.
Selain itu,banyak hal yang akan pihaknya siapkan, untuk berhadapan dengan sang Kades, pensiun TNI-AD, ini. Sekretaris Desa, juga telah siap untuk membenarkan bahwa tanda tangan tersebut adalah benar, tanda tangan Kepala Desa, Korneles Sorluri, juga ada beberapa orang lagi, yang sudah siap, memberikan keterangan nantinya.
“Saya juga,telah mengantongi beberapa tanda tangan kades yang bervariasi, akan kita tunjukan, dan kita cocokan nantinya, biar tidak ada dusta yang terjadi,” kesalnya, sambil mengakhiri pernyataannya.
Reporter : EM