Car Free Night Ambon Jadi Motor Ekonomi Kreatif, Pemkot Dorong Agenda Rutin untuk Perkuat Pariwisata dan UMKM

by
by

AMBON,N25NEWS.id – Pemerintah Kota Ambon menggelar Car Free Night (CFN) 2026 di kawasan Jalan A.Y. Patty, Selasa (28/7/2026), sebagai upaya menghidupkan ruang publik, memperkuat ekonomi kreatif, sekaligus mempromosikan pariwisata daerah kepada wisatawan mancanegara.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Jadi kegiatan seperti ini paling tidak dua minggu sekali atau satu bulan sekali kita lakukan di tempat ini,” ujarnya.

Menurut Wali Kota, penyelenggaraan Car Free Night tahun ini juga menjadi bagian dari penyambutan peserta Sail to Indonesia yang diikuti 51 peserta dengan 17 kapal layar dari Amerika Serikat, Australia, Singapura, Inggris, Prancis, Swedia, dan Selandia Baru.

Ia menjelaskan, Car Free Night merupakan salah satu inisiatif Pemerintah Kota Ambon untuk menyediakan ruang promosi bagi pelaku industri kreatif, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar mampu memperluas pasar, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat daya saing usaha.

“Event ini adalah salah satu agenda pemerintah kota untuk memberikan ruang yang cukup bagi pelaku-pelaku industri kreatif di Kota Ambon, teristimewa pelaku UMKM berbasis industri kreatif, untuk mengembangkan usahanya melalui pemasaran produk serta menjadi media pemantapan usaha menuju UMKM yang mandiri,” katanya.

Car Free Night dikemas dengan melibatkan berbagai komunitas dalam satu ekosistem ekonomi kreatif yang menjadikan musik sebagai penggerak utama untuk meningkatkan daya tarik wisata Kota Ambon.

Wali Kota menambahkan, kegiatan tersebut juga mendukung program nasional yang dikoordinasikan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dalam rangka mempromosikan destinasi wisata daerah, memberdayakan ekonomi lokal, serta mempercepat pembangunan wilayah maritim.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan Ambon kepada dunia, tidak hanya melalui penyelenggaraan berbagai atraksi seni dan budaya, tetapi juga dengan menunjukkan keramahan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta Sail to Indonesia.

“Mari kita manfaatkan event ini secara maksimal untuk mempromosikan pariwisata Kota Ambon, bukan hanya melalui penyelenggaraan event seperti ini, tetapi juga dengan keramahan kita kepada mereka serta memberikan rasa aman bagi seluruh peserta Sail to Indonesia,” ujarnya.

Pemerintah Kota Ambon berharap penyelenggara kegiatan mampu mengoptimalkan kunjungan wisatawan yang memiliki waktu singkat di Ambon sehingga dapat memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM, seniman, musisi, dan sektor jasa lainnya.

Car Free Night 2026 melibatkan 48 pelaku UMKM, 20 grup band, satu sanggar tari, serta penampilan sejumlah musisi Ambon, di antaranya Willy Sopacua, Michael Pelupessy, dan Inggrid Kailola.

Dengan konsep yang memadukan seni, musik, kuliner, dan promosi pariwisata, Car Free Night diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat identitas Ambon sebagai Kota Musik Dunia sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Jika ditujukan untuk media online, judul ini lebih kuat karena menonjolkan dampak bagi masyarakat: “Car Free Night Ambon Jadi Motor Ekonomi Kreatif, Pemkot Dorong Agenda Rutin untuk Perkuat Pariwisata dan UMKM.”

Penulis : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *