B3 Polres Buru Di Anggap Remeh, Hesly & Dua Rekannya

by -346 views
by

NAMLEA,N25NEWS.id-Transaksi bahan kimia berbahaya jenis B3 ke Pulau Buru yang di otaki oleh salah satu pengusaha asal Manado dibantu dua rekannya yang merupakan bakal calon anggota DPRD Kabupaten Buru dapil Namlea serta ketua LSM.

Para pelaku otak di balik pengedar bahan kimia bebahaya di tambang ilegal emas gunung botak ini terbongkar setelah beredar video yang berdurasi 8:33 detik di salah akun facebook “Pratama Makatita” pada tanggal 21 Juni 2023 lalu.

Sementara itu, hasil percakapan dalam video, Ruslan Soamole menyebutkan nama-nama pelaku penyotoran dari hasil jual beli bahan kimia tersebut antara lain Hesly dan Nofri.

Hesly yang merupakan pengusaha yang mendiami Desa Debowae, Kecamatan Wailata, unit 18 sampai saat ini masih menjalankan aksi transaksi jual beli bahan kimia berbahaya Cianida, Kostic dan Karbon Gunung Botak

Salah satu aktivis PMII menilai,didepan mata kepolisian para oknum bebas pasokan barang berbahaya ke-Kabupaten Buru,sementara suara lantang aktivis di pagi dan siang hari teriak soal kehancuran lingkungan sudah tidak terbendung lagi di tambang emas ilegal gunung Botak yang berdampak di Kecamatan Wailata dan Kaely.

Rumah persakitan di sediakan untuk masyarakat kecil sedangkan seorang pengusaha seperti Hesly Manado dan rekannya bebas malakukan jual beli barang kimia CN dll.

Dia meminta Kapolres Pulau Buru agar segera melakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan karna Hesly dan rekan-rekannya menganggap remeh soal penegakan hukum di wilayah hukum Polres Pulau Buru.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *