Disdikbub Diminta Evaluasi Guru Dan Kepsek SMA 17 MBD

by -19 views
by

AMBON,N25NEWS.id-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) diminta mengevaluasi guru dan Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 17 Maluku Barat Daya (MBD).Pasalnya,hingga masa lebih berakhir hingga saat ini, Kepsek dan sebagian guru tidak melakukan tugas dan tanggungjawab sebagai pengajar atau belum hadir di sekolah.

Sebagai penanggung jawab Kadis Dikbud dan
Kepala Cabang Dinas di Tiakur MBD, segara mengevaluasi, selanjutnya diberikan sanksi tegas kepada mereka.

Permintaan disampaikan langsung, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias, kepada awak media, Selasa (18/7) setelah mendapat laporan dari masyarakat MBD.

Sebagai representative atau terwakilan masyarakat KKT dan MBD di DPRD Maluku, Yeremias sangat kecewa
dengan ketidak hadiran pimpinan lembaga pendidika, sebagai tanggungjawab mencerdaskan anak bangsa.

“Ini kan masa libur sekolah sudah berakhir lama, koq Kepsek dan sebagian guru, belum juga kembali melaksanakan tugas di sekolah. Jadi sebagai wakil rakyat KKT dan MBD di DPRD Maluku,
Saya minta Kadis Pendidikan untuk segera tertibkan. Kan tidak mengkin ibu kadis tidak tahu, apalagi Kepala dinas dan Kepala cabang dinas Tiakur untuk harus menyikapinya. Saya minta Ibu Kadis segera panggil kepsek dan semua guru di SMA 17 MBD ditegur dan diberikan sanksi tegas,”desaknya.

Kendati demikian, Yeremias berharap agar Kepsek dengan sejumlah guru lainnya, segera masuk untuk kembali melakukan aktifitas sebagai tenaga pendidik di MBD.

“Kemarin saya ditelpon masyarakat, Desa Watuwei, Kecamatan Dawelor dan Dawera, mereka mengelu, aktivitas pendidikan di MBD saat ini terpuruk. Jadi saya harap mereka semua sebagi ASN tenaga pendidik segera kembali menjalankan tugasnya, sehingga harus konsisten mencerdaskan anak bangsa termasuk di MBD. Ini kan mereka juga sudah harus melaksankan tugasnya, sebagai tenaga pendidik

Hal itu sambung, Yeremias kedepan Pemerov lewat BKD, dalam sistim rekrutmen khusunya tenaga guru, harus lebih mengutamakan putra dan putri terbaik MBD agar dapat merekrut putra/putri daerah terbaik, baik dari KKT maupun MBD dari pada dari luar yang sering-sering melakukan berpegian.

“Guru di KKT dan MBD terlalu banyak, tapi mereka belum mempunyai kesempatan, tapi kalau diberi kesempatan, mereka sudah pasti siap mengabdi didaerahnya, tapi kalau dari luar takutnya mereka tidak betah melaksanakan tugasnya,”pungkasnya.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *