BKKBN Provinsi Maluku Gelar Orientasi Pengelola Rumah Data Kependudukan,Brabar : Data Dan Informasi Penting Bagi Pembangunan

by -9 views
by

AMBON,N25NEWS.id-Data dan informasi kependudukan merupakan hal penting yang tidak terlepas dari perencanaan pembangunan di suatu daerah. Disamping sebagai dasar perencanaan di tingkat desa maupun kelurahan, data dan informasi kependudukan juga bermanfaat untuk proses pengambilan keputusan, sehingga apa yang di hasilkan dalam suatu pembangunan sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan bersama.

Hal tersebut disampaikan,Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Sarles Brabar SE.M.Si,dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris BKKBN Maluku,Mience Ubro S.Hut.M.Si.,pada kegiatan Orientasi Pengelola Rumah Data Kependudukan Tahun 2023 yang berlangsung dari tanggal 27-29 April bertempat di Hotel Everbright Belakang Soya Ambon,Jumat (28/4).

Lebih lanjut, Mience Ubro mengatakan,untuk memenuhi kebutuhan data tersebut di desa/kelurahan, maka dibentuklah Rumah Data Kependudukan dan Informasi Keluarga yang selanjutnya disingkat Rumah DataKu.

Rumah DataKu sendiri merupakan kelompok kegiatan masyarakat yang berfungsi sebagai pusat data dan informasi kependudukan di tingkat mikro untuk memenuhi kebutuhan akan data dan informasi keluarga dalam pembangunan di Kampung KB pada khususnya dan desa/kelurahan pada umumnya.

Diharapkan Rumah Dataku akan menjadi pusat data dan informasi kependudukan di wilayah tingkat desa, selain itu dapat juga sebagai penyedia data basis bagi intervensi pembangunan serta menjadi instrumen pendidikan data kependudukan bagi masyarakat tentang pentingnya data dan aspek kependudukan dalam pembangunan.

“Hari ini kita melakukan kegiatan orientasi pengelola rumah data kependudukan yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan berkontribusi terhadap ketersediaan data dan informasi kependudukan di tingkat desa/ kelurahan terkhusus di kampung KB,”ujar Mience Ubro.

Dijelaskannya lagi,dalam kegiatan ini, ada berbagai materi yang akan diberikan oleh para narasumber, baik dari Perwakilan BKKBN, BPS maupun pengurus rumah data kependudukan yang akan berbagi pengalaman dalam pengelolaan RDK selama ini.

“Untuk itu,kami berharap bapak ibu peserta dapat memanfaatkan moment ini untuk ajang memperkaya pengetahuan dan pemahaman baik terhadap ketersediaan data kependudukan kedepan,”jelasnya.

Perlu diketahui bersama bahwa di akhir tahun 2022 jumlah RDK di Provinsi Maluku sebanyak 143 dan sejak Januari-April 2023 berdasarkan data aplikasi rumah dataku yang juga terintegrasi dengan data new siga, menunjukan jumlah RDK di Maluku sudah mencapai 243 RDK yang terbagi atas :

• 178 RDK klasifikasi sederhana

• 1 RDK klasifikasi lengkap

• 64 RDK klasifikasi paripurna.

Adapun,data ini menunjukan masih tingginya persentase RDK sederhana di Maluku yakni 73 persen. Sedangkan RDK paripurna masih dibawah 30 persen.Dengan demikian optimalisasi pengelolaan rumah dataku di setiap kampung KB harus terus ditingkatkan.

“Untuk tahun 2023 ini kita diberikan tanggung jawab untuk membentuk rumah data kependudukan sebanyak 674,yang mana sejalan dengan target pembentukan kampung KB baru di Maluku. Disisi lain RDK paripurna juga ditargetkan dapat dicapai di tahun ini sebesar 31 RDK Paripuna,”paparnya.

Ini tentu bukan hal mudah untuk dicapai, apalagi diketahui bersama bahwa ada berbagai tantangan yang dihadapi dalam upaya pemebntukan kampung KB maupun Rumah dataku. Namun BKKBN Maluku tetap optimis dan berupaya keras sehingga apa yang menjadi sasaran atau targetnya di tahun ini tetap dapat direalisasikan bersama.

“Olehnya,dukungan dari mitra kerja bahkan bapak ibu selaku kader-kader di tingkat desa/kelurahan sangatlah kami harapkan,”ujarnya.

Diketahui,Rumah dataku menjadi wadah atau kelompok kegiatan yang dibangun di tingkat desa untuk menjadi pusat data dan informasi kependudukan. Untuk itu rumah data yang ada dapat diisi dengan berbagai data dan informasi kependudukan yang terbaru / terupdate setiap waktu sehingga dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa setempat dalam merencanakan pembangunan desa.

“Untuk itu, penyediaan data dimaksud, kami masih berpatokan pada hasil Pendataan Keluarga atau pemutakhiran data keluarga yang ada. Dengan demikian para kader RDK dapat menyampaikan permohonan data kepeda admin kabupaten kota sehingga untuk memperoleh data pembangunan keluarga, kependudukan maupun keluarga berencana untuk nantinya dapat ditampilkan di rumah data kependudukan yang ada di desa bapak ibu sekalian,”tandasnya.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *