AMBON,N25NEWS.id-Jajaran Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku melaksanakan ibadah perayaan Natal Kristus dalam suasana penuh hikmah dan kebersamaan, bertempat di aula Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku,Jumat (6/1/2023).
Adapun ibadah perayaan Natal Kristus dibawah sorotan Tema,”Marilah Kita Pergi Dan Berjumpa Dengan Juruslamat Kristus Tuhan” (Lukas 2 : 8-20).
Sebelum ibadah, diawali dengan pembakaran lilin Natal masing-masing oleh Kaper BKKBN Provinsi Maluku, Sarles Brabar, SE. M.Si,Pdt.Ampy Bersaby dan DPPKB Kota Ambon,serta perwakilan pemuda.
Ibadah perayaan Natal Kristus di pimpin oleh Pdt Ampy Bersaby dengan dasar pemberitaan Firman Tuhan dari Yeremia 17 : 7-8.
Menurut Pendeta Ampy Bersaby,Tuhan yang dijumpai bukan di awan-awan,tetapi Tuhan yang manusia lihat dalam wujud keluarga-keluarga yang dilayani.Dimana, BKKBN Maluku punya pengalaman bagaimana mensejahterakan masyarakat, keluarga serta anak-anak.
“Saya sengaja memilih dua ayat dalam Yeremia, untuk meyakinkan kita dalam Natal,agar kita bukan saja bersukacita karena kita menerima keselamatan dari Allah,tetapi kita merasakan dan menikmati kahadiran Allah dalam setiap keadaan,”kata Pdt Ampy Bersaby.
Dikatakannya,Yeremia sangat tidak ingin orang-orang memahami bahwa mereka akan hidup aman-aman saja (rasa aman palsu) bayangkan saja. Tuhan itu diidentikan dengan gedung,ini salah besar,jangan sampai terjadi di hidup ini.
“Kita menikmati Tuhan dan Tuhan berdampak dalam diri kita,ketika kita juga memperbaiki apa yang perlu kita perbaiki,tentunya kita ingin selalu lebih baik dan itu harus kita lakukan dengan perbaikan-perbaikan dan evaluasi”ujar Pdt Ampy Bersaby.
Sebagai orang-orang yang memang hidup dalam kenyataan (riil) membangun rumah,tanam kebun membangun keluarga dan karena itu, seperti pohon akarnya merambat akan muncul tunas-tunas baru,Yeremia pasal 29 ayat 7
“Usahakanlah kesejahteraan kota kemana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan,sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu”.
Ini adalah surat yang dikirim oleh Yeremia kepada orang-orang Israel di Babel,saat mereka di tempat pembuangan.
“Kalau Indonesia kita semua mengamininya,semua agama-agama di Negara ini mengamini,bahwa Indonesia ini adalah Berkat Rahmat Allah,itu luar biasa.Orang Israel yang dibuang ke Babel saja diminta berdoa dan bekerja untuk kesejahteraan kota.Tapi kalau anugerah dan berkat Tuhan bangsa ini yang sudah kita terima sebagai berkat dan anugerah Rahmat Allah kalau kita tidak bekerja untuk kesejahteraan negara, keluarga-keluarga kita itu luar biasa,”paparnya.
Oleh karena itu, di zaman yang merdeka diberikan banyak anugerah oleh Allah,sebagai bangsa, ASN dengan berbagai kelebihan dan latar belakang,karena itu semoga Natal yang dirayakan di lingkup kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku akan memberikan arah bagi pertumbuhan spiritual,karena spirit spiritual itu kadang-kadang universal.
“Karena itu,berita Natal ini akan seindah kidung-kidung yang telah dipersembahkan kepada Tuhan,tentunya saya berharap sampai terdengar di seluruh ruang-ruang kantor ini,ada banyak mitra dan perwakilan kiranya Tuhan memberkati seluruh pegawai BKKBN yang bekerja untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat dan bangsa,”tandas Pdt Ampy Bersaby.
Sementara itu,Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku,Sarles Brabar SE.M.Si,dalam pesan Natal mengatakan,Natal BKKBN pada saat ini sangat sederhana,kalau sebelumnya di rayakan di hotel dengan begitu mewah,tapi Natal yang dilakukan di kantor BKKBN saat ini begitu istimewa,nyatanya ada berkat di kantor ini.
“Sederhana berarti ada hikmah,sama seperti Tuhan Yesus lahir di tempat yang sangat sederhana di kandang Betlehem,”ujar Sarles Brabar.
Dikatakan,ugas di BKKBN bukan per individu,tetapi tugas di BKKBN adalah per keluarga,bagaimana semua pegawai menyatu dalam program,maka harus didalam BKKBN lebih solid.Harus jadi satu badan utuh,satu kekuatan baru sehingga bisa berhasil.
“Kalau kita kerja sendiri-sendiri tidak berhasil,maka apa yang telah disampaikan oleh pendeta itu luar biasa,mari kita merencanakan dan kita bisa bekerja dengan kuat seperti pohon yang tumbuh di pinggir air maka akan subur,daunya rindang dan berbuah,”ucapnya.
Tradisi orang Kristen harus melaksanakan Natal,tetapi memaknai dalam hidup bahwa suatu ketika ada perubahan dalam diri setiap pribadi masing-masing.Karena Yesus lahir untuk membawa perubahan,mengorbankan diriNya untuk dosa-dosa manusia.
“Kita harus memaknai hal yang sama,inilah yang dikenal dengan solidaritas kita,bagaimana kita bisa,membangun,mengorbankan diri kita demi orang lain,maka kita laksanakan Natal keluarga BKKBN sebagai tanda syukur kita untuk kita siap memasuki tahun baru 2023,kita berdoa Tuhan memberikan petunjuk untuk kita melakukan tugas dan tanggung jawab dengan lebih baik,”tandasnya.
Sebelumnya,Ketua Panitia Natal BKKBN Maluku,Marthin Manuputty saat menyampaikan laporan panitia mengatakan,panitia Natal BKKBN Maluku melaksanakan tugas berdasarkan Surat Penugasan Kepala BKKBN Provinsi Maluku Nomor 731/RT.01/JI/2022,tanggal 9 Desember.
Adapun,diketahui, pembiayaan perayaan Natal BKKBN Provinsi Maluku berasal dari pengurus kerohanian dan sumbangan-sumbangan berupa Tagalaya yang dijalankan selama ini.
“Untuk itu,saya kiranya perayaan Natal bukan sekedar tradisi semata,tetapi sejauh mana perayaan Natal dapat memotivasi kita untuk menampakan sikap hidup kerukunan dalam semangat kekeluargaan,terutama loyalitas dan dedikasi kita dalam melaksanakan tanggung jawab sebagai orang-orang yang melayani masyarakat,”pungkasnya.
Reporter : Aris Wuarbanaran
Editor : Redaksi