TITAWAI,N25NEWS.id-Moluccan Jukulele Leaders (MJL) kembali melaksanakan programnya yakni dengan mengunjungi Nusalaut,tepatnya di Negeri Titawai, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).Dimana,kunjungan tersebut mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat Titawai.
Selain itu,kunjungan ke Titawai,bukan hanya melaksanakan program MJL semata,namun bertujuan memperkenalkan Jukulele sebagai musik tradisional Maluku yang patut dilestarikan,dan bahkan sebagai misi pembentukan karakter generasi muda.
“Sebagai pimpinan jemaat kami sangat berterima kasih atas kunjungan MJL dengan bung Nicho Tulalessy dalam rangka untuk mengajar anak-anak di Titawai bermain Jukulele,”ungkap Pendeta,Elly Erupley yang adalah Ketua Majelis Jemaat GPM Titawai,kepada N25NEWS.id, langsung dari Negeri Titawai,Selasa (13/12/2022).
Menurutnya,kunjungan tersebut juga sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat dan jemaat di Negeri Titawai.Dan juga untuk proses pendampingan, untuk anak-anak di Titawai.
Dijelaskan Pendeta Elly Erupley lagi,kunjungan MJL sangat bermanfaat,karena sejalan dengan harapan gereja dalam pengembangan potensi,bakat yang pada akhirnya saat terjun ke masyarakat potensi yang mereka miliki dapat dipakai.Olehnya kemampuan dan keahlian mereka perlu didorong.
“Kita tau zaman sekarang kepintaran saja belum cukup,maka tentu dibutuhkan keahlian dari anak-anak ini,supaya dengan keahlian yang punya,mereka bisa laku di publik,”ujarnya.
Sementara itu,Rio Efruan,salah satu Moluccan Jukulele Leaders menyampaikan beberapa pesannya yakni, masyarakat di Nusalaut dan terkhusus di Titawai harus semangat dalam mengembangkan ukulele,sebagai musik tradisional Maluku.
“Saya harap Jukulele bukan saja untuk mengisi kegiatan nasional,tetapi juga buat memuji Tuhan,”pungkasnya.