AMBON,N25NEWS.id-Jika berbagai wilayah di pelosok negeri ini terkenal dengan wisata alamnya yang indah, maka Ambon merepresentasikan diri menjadi wilayah yang dikenal dengan ‘City of Music’. Artinya sebuah wilayah yang memiliki potensi musik di lingkungan khususnya musik tradisional ukulele.
Hal tersebut dikatakan salah satu pemerhati ukulele,Arnold Ritiauw kepada wartawan di Ambon,Senin (18/10/2022).
Menurutnya musik tradisional Ukulele merupakan alat musik khas Maluku yang perlu dikembangkan,bahkan membumikan ukulele bukan hanya di Maluku, Indonesia,namun untuk dunia.
Dikatakannya,membumikan ukulele mulai terwujud dengan adanya gelaran Mollucan Ukulele Day beberapa waktu lalu,dimana melibatkan kurang lebih 1500 lebih Komunitas ukulele di Maluku dan Papua.Hal ini sangat luar biasa,olehnya kegiatan tersebut kedepan terus dilakukan.
“Saya boleh jujur musik tradisional ukulele dikenal masyarakat,itu tidak terlepas dari pada peran berbagai pihak,salah satunya Caffe Sibu-Sibu,yang kita tau merupakan ciri khas budaya Maluku,sehingga Ambon City of Music betul-betul bergaung sampai kemana-mana,”kata Arnold Ritiauw yang juga mantan Danrem 151/Binaiya.
Selain itu, Jenderal TNI asal TNS ini mengatakan, untuk membumikan ukulele dan tertanam dalam masyarakat Maluku,harusnya dimulai dari anak-anak,terutama pengembangan komunitas-komunitas ukulele dan itu harus didukung oleh dinas pendidikan baik provinsi maupun kabupaten/kota,dimana dinas pendidikanlah yang harus menginisiasi musik ukulele ini harus maju.
“Mengapa saya katakan demikian ?,saya contohkan pengembangan ukulele yang sederhananya adalah ukulele dimasukan pada muatan lokal pada sekolah-sekolah,tentu ada faktor kelulusan anak harus bisa bermain ukulele,”jelasnya.
“Kalau ukulele masuk sekolah,tentu juga kita bisa maju dan itu harus,jangan sampai daerah lain misalnya di Jawa memanfaatkan musik identitas kita ini,sehingga mereka lebih unggul dari pada kita,”ujar Ritiauw menambahkan.
Lebih lanjut Ritiauw mengatakan lagi bahwa,tidak bisa dipungkiri seniman-seniman atau pelaku-pelaku musik di Maluku sangat hebat-hebat.Baik itu dalam meransemen lagu-lagu lawas dengan diiringi ukulele tentu akan melahirkan lirik lagu lama namun dikemas secara kekinian itu luar biasa.
“Kenapa saya katakan luar biasa,karena pelaku-pelaku musik di Maluku sangat hebat dalam menciptakan lagu dan lagu yang diciptakan menampilkan ciri khas Maluku, seperti musik bersifat gembira,buat mama,papa dan juga selalu menampilkan kekayaan alam Maluku,”paparnya.
Untuk itu,dirinya berharap musik Ukulele tetap mempertahankan jatih dirinya,karena ukulele tepiskan semua perbedaan,”Karena ukulele tidak mengenal pangkat atau jabatan,kasta,kaya,miskin,namun semua menyatu dalam satu bahasa,bahasa musik nasional,”pungkasnya.