AMBON,N25NEWS.id-Pemerintah Kota (Pemkot ) Ambon tetap memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) .
Kebijakan ini Pemkot sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari.
Untuk diketahui, kebijakan ini merupakan salah satu bentuk penerapan pola kerja fleksibel yang dilandasi hukum, yakni peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan Pegawai ASN, serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai ASN secara Fleksibel pada Instansi Pemerintah.
“WFH tetap kita jalankan sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat (pempus). Karena saya tidak juga melakukan perubahan terhadap pemotongan TPP, tetap diberikan setengah sesuai dengan waktu kerja mereka (ASN Pemkot),” ungkap Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, di Balai Kota, Rabu (5/8/26).
Menurutnya,ada beberapa pertimbangan yang menjadi alasan kuat, WFH masih diberkakukan secara nasional ini ,selain TPP.
“Pertama; pegawai kita over kurang lebih 3000, tempat duduk tidak cukup sehingga dilakukan WFH guna menyesuaikan banyak hal bukan cuma soal keuangan, namun keadaan ruang kerja yang representative juga menjadi faktor penting,” jelasnya.
Lanjutnya, meski WFH dilaksanakan, namun Pemkot tetap berupaya agar seluruh ASN mendapatkan hak dan kenyamanan yang sama dalam bekerja.
“Saya berikan apresiasi kepada ASN Pemkot, meski dikasih waktu kerja dari rumah mereka tetap masuk dan berkantor karena memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya,”tandasnya.
Dirinya berharap, selama keputusan ini dijalankan sesuai arahan pempus dan pemda, tetap mempertahankan sistem kerja yang saat ini dilakukan, pelayanan publik tetap berjalan dengan baik, tugas pemerintah memastikan masyarakat aman, dan nyaman.(**)