AMBON,N25NEWS.id – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon bersama Pemerintah Negeri Rutong dan HOPE Worldwide Indonesia memperkuat sinergi untuk membangun ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperluas perlindungan terhadap anak melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Swiss-Belhotel Ambon, Rabu (29/7/2026), yang tidak hanya mematangkan persiapan Negeri Rutong menghadapi Lomba PKK Tingkat Provinsi Maluku, tetapi juga menyusun langkah strategis agar program-program PKK memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, para pihak berkomitmen mengembangkan berbagai program yang mencakup pemberdayaan keluarga, pembinaan anak, penguatan ketahanan keluarga, hingga penanganan anak-anak jalanan melalui kerja sama lintas sektor.
Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, mengatakan Negeri Rutong dipersiapkan menjadi daerah percontohan (pilot project) dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang nantinya dapat diterapkan di wilayah lain di Kota Ambon maupun Provinsi Maluku.
“Harapannya dimulai dari Rutong sebagai pilot project, kemudian dikembangkan ke Kota Ambon dan selanjutnya dapat diperluas ke tingkat Provinsi Maluku,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut akan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga sosial mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan keluarga dan anak.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, menegaskan bahwa keberhasilan dalam lomba PKK harus sejalan dengan keberhasilan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Persiapan menghadapi lomba PKK menjadi momentum untuk memperkuat program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami ingin membangun kolaborasi yang berkelanjutan sehingga pemberdayaan keluarga, perlindungan anak, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta penguatan ketahanan keluarga dapat berjalan secara maksimal,” katanya.
Lisa menambahkan, TP PKK Kota Ambon terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna menghadirkan inovasi yang mampu memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Kami berharap Negeri Rutong dapat menjadi contoh praktik terbaik dalam pelaksanaan program PKK. Jika berhasil, model ini dapat diterapkan di negeri-negeri lain di Kota Ambon bahkan menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota lain di Provinsi Maluku,” tutupnya.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi dalam ajang Lomba PKK Tingkat Provinsi Maluku, tetapi juga melahirkan model pembangunan berbasis keluarga yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan anak, perlindungan kelompok rentan, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta terciptanya masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.
Penulis : Fal
Editor : Redaksi