AMBON,N25EWS.id – Antrean panjang kendaraan terjadi di hampir seluruh SPBU di Kota Ambon dan sekitarnya, Senin (30/3).
Kondisi ini bahkan meluas hingga ke SPBU mini (Pertashop) dan penjual BBM eceran di pinggir jalan.
Pantauan di lapangan menunjukkan, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat memadati sejumlah SPBU sejak pagi hingga malam hari.
Bahkan, panjang antrean dilaporkan mencapai ratusan meter dan meluber hingga ke badan jalan, sehingga menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas utama.
Sejumlah titik seperti SPBU Lateri, Kebun Cengkeh, Wayame hingga Belakang Kota menjadi lokasi dengan antrean paling padat. Warga terpaksa menunggu berjam-jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar, terutama jenis Pertalite.
Tidak hanya di SPBU, kondisi serupa juga terjadi pada penjualan BBM skala kecil. Banyak SPBU mini dan pedagang eceran dilaporkan kehabisan stok, bahkan sebagian tidak beroperasi karena tidak memiliki pasokan.
Situasi ini memicu kepanikan di tengah masyarakat. Sejumlah warga memilih tetap mengantre karena hampir semua SPBU mengalami kondisi serupa.
Sementara itu, pihak pemerintah dan Pertamina memastikan bahwa stok BBM di Ambon sebenarnya masih dalam kondisi aman. Lonjakan antrean disebut dipicu meningkatnya konsumsi masyarakat pasca libur panjang serta isu yang beredar di masyarakat.
Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap berjalan normal.
Kondisi ini diharapkan segera teratasi seiring normalisasi distribusi BBM, sehingga aktivitas masyarakat tidak terus terganggu akibat antrean panjang di berbagai titik.
Penulis : Redaksi