AMBON,N25NEWS.id-Disaat umat kristiani lagi berbondong-bondong ke gereja untuk mensyukuri berkat pada tanggal 1 Januari 2026.Namun,umat yang sudah siapkan hati untuk beribadah dibuat kecewa.
Pasalnya,gereja Maranatha yang merupakan gereja pusat di Kota Ambon ini menutup pintu gereja,Kamis (1/1/2026).
Dan anehnya, gereja Maranatha yang juga merupakan simbol rumah ibadah yang terbesar di Maluku,bukan hanya menutup pintu gereja,tetapi juga melarang umat GPM Bethania untuk tidak melakukan ibadah pada jam 06.00 yang sudah menjadi kebiasaan jemaat GPM Bethania mempunyai jadwal ibadah pada jam tersebut.
Anehnya,menurut sumber terpercaya yang tidak ingin namanya ditulis menyebut, semua ini diakibatkan oleh kostor gereja Maranatha berinisial panggilan “E” dan teman-temannya yang merasa capek akibat melayani jemaat Bethania.
“Katong (kami) bangun antara jam 3 pagi,lalu Katong ke gereja melayani jam 06.00 lanjut dengan jam 09.00.yang menjadi pertanyaan kok bisa seorang ketua klasis kota Ambon Pdt Riko Rikumahu lebih mendengar keluhan kostor dan teman-temannya dari pada melihat umat yang setia datang untuk beribadah,”ungkap sumber tersebut.
Pelarangan ibadah jemaat GPM Bethania pada gereja Maranatha menjadi preseden buruk diawal tahun 2026 ini.
Akibatnya,umat terpaksa ibadah singkat di pelataran teras konsistori gereja.(**)