AMBON, N25NEWS.id – Menjelang peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku mendorong Pemerintah Provinsi Maluku memberikan penghargaan kepada sejumlah atlet, pelatih dan pemerhati olahraga yang dinilai telah memberikan kontribusi serta mengharumkan nama daerah.
Wakil Ketua DPD KNPI Maluku Bidang Olahraga, Josyes Do Santos Walalayo, menyebut sejumlah nama yang menurutnya layak mendapat apresiasi pada momentum Haornas tahun ini. Mereka yakni La Memo, Arni Silva Pattipeiluhu, Chelsea Corputty, Issa Behuku, Cores Sahupala, Matheos Berhitu dan Rony Samloy.
Menurut Santos, usulan tersebut tidak semata-mata didasarkan pada perolehan medali. Penghargaan juga dinilai penting diberikan kepada mereka yang konsisten membangun dan mengawal perkembangan olahraga Maluku, baik melalui prestasi maupun kontribusi pemikiran dan pemberitaan.
Santos menyoroti sejumlah atlet dayung Maluku yang mencatat prestasi pada ajang internasional.
La Memo disebut berhasil meraih dua medali emas pada SEA Games Thailand 2025. Sementara Arni Silva Pattipeiluhu meraih medali perak, sedangkan Chelsea Corputty dan Issa Behuku masing-masing meraih medali perunggu.
Selain atlet, Cores Sahupala juga dinilai layak mendapat apresiasi atas perannya sebagai pelatih dayung pada SEA Games Thailand 2025.
Bagi KNPI Maluku, prestasi tersebut menunjukkan bahwa atlet dan pelatih asal Maluku mampu bersaing di level internasional. Karena itu, penghargaan dari pemerintah dinilai dapat menjadi bentuk pengakuan sekaligus motivasi untuk mempertahankan prestasi.
Prestasi Atlet Master Juga Disoroti
Nama lain yang diusulkan adalah Matheos Berhitu. Atlet tersebut disebut meraih medali perak nomor lari 200 meter pada Sabah Masters Athletic Open Championship 2025 di Malaysia.
Pada kejuaraan yang sama tahun 2026, Berhitu kembali mencatat prestasi dengan meraih medali emas nomor jalan cepat 5.000 meter.
Menurut Santos, capaian tersebut memperlihatkan bahwa prestasi olahraga tidak berhenti pada usia tertentu. Atlet kategori master juga dapat terus berkontribusi dan membawa nama Maluku dalam kompetisi internasional.
Bukan Hanya Atlet, Pemerhati Olahraga Juga Dinilai Berkontribusi
Selain atlet dan pelatih, DPD KNPI Maluku juga mengusulkan Rony Samloy sebagai salah satu penerima penghargaan.
Santos menilai kontribusi Samloy dalam perkembangan olahraga tidak hanya dilakukan melalui pemberitaan. Sebagai wartawan sekaligus pemerhati olahraga, Samloy dinilai konsisten menyampaikan informasi, kritik dan gagasan terkait kemajuan olahraga di Maluku.
“Selain selalu menulis berita olahraga, yang bersangkutan juga memberikan pikiran-pikiran tentang kemajuan olahraga dengan kapasitas sebagai pengamat atau pemerhati olahraga,” jelas Santos.
Haornas Jangan Hanya Menjadi Seremoni
Dorongan penghargaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan olahraga tidak hanya berbicara tentang fasilitas dan kompetisi, tetapi juga bagaimana pemerintah memberikan penghargaan kepada orang-orang yang telah bekerja dan berprestasi membawa nama Maluku.
Momentum Haornas ke-43 pada 2026 diharapkan dapat menjadi ruang untuk mengapresiasi prestasi sekaligus memperkuat perhatian terhadap pembinaan atlet, pelatih dan ekosistem olahraga secara berkelanjutan.
Bagi Maluku, penghargaan bukan sekadar pemberian simbolis. Apresiasi yang tepat dapat menjadi pesan bahwa prestasi dihargai, kerja keras diakui, dan mereka yang mengharumkan nama daerah tidak dilupakan.
Kini, usulan tersebut berada di tangan pemerintah. Pertanyaannya, siapa saja yang akhirnya akan mendapat penghargaan pada Haornas ke-43, dan apakah apresiasi itu akan diikuti dengan dukungan nyata bagi masa depan olahraga Maluku?
Editor : Redaksi