SAUMLAKI,N25NEWS.id-Keberadaan Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, yang belakangan ini sering berada di luar daerah, menjadi sorotan tajam publik.
Fenomena ini memunculkan berbagai pertanyaan dan spekulasi, terutama bertepatan dengan kian menguatnya proses penanganan kasus dugaan korupsi Utang Pihak Ketiga (UP3) yang nilainya mencapai miliaran rupiah.
Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, ketidakhadiran kepala daerah di wilayah kerjanya ini memunculkan dua tafsir yang berbeda.
Sebagian kalangan mempertanyakan, apakah keseringan berada di luar daerah ini dilakukan untuk melakukan lobi-lobi tertentu,guna melepaskan diri dari jeratan hukum kasus UP3 yang saat ini tengah disidik oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.
Namun disisi lain, ada pula yang berpendapat bahwa perjalanan dinas tersebut murni untuk urusan pemerintahan, yakni melakukan berbagai pertemuan dan lobi demi kepentingan pembangunan serta kemajuan daerah.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi yang rinci mengenai tujuan dan agenda spesifik dari setiap perjalanan tersebut.
Masyarakat pun menunggu kepastian, apakah keberadaan beliau di luar daerah benar-benar fokus pada urusan daerah, atau terselip maksud lain di tengah proses hukum yang sedang berjalan.
Publik berharap, sebagai pemimpin, transparansi dapat dilakukan dan jika nanti dipanggil oleh aparat penegak hukum, Bupati bersedia hadir memberikan keterangan untuk menjernihkan situasi.(**)