AMBON,N25NEWS.id-Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (Lasqi) Nusantara Jaya Provinsi Maluku berhasil meraih Juara Dua Umum Nasional pada ajang Lasqi Fest Nusantara (LFN) 2025, yang digelar di Bogor, Jawa Barat, dengan total raihan 12 piala dari 25 provinsi peserta.
Ketua Umum DPW Lasqi Nusantara Jaya Maluku, Rohany Vanath ketika ditemui mengatakan, dirinya sangat bersyukur atas capaian yang diraih pada ajang bergengsi tersebut.Pasalnya,semua mata lomba yang diikuti kontingen Maluku berhasil meraih prestasi terbaik.
“Dan alhamdulillah bisa mendapat juara.Total piala yang berhasil kami bawa pulang yaitu 12 piala, sehingga membawa Provinsi Maluku berada di peringkat dua umum nasional,”ungkap Rohany Vanath,usai mengikuti pembukaan Rapat Kerja Daerah X Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Tahun 2025 di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Rabu (10/12).
Dikatakan,secara akumulasi nilai, Maluku sebenarnya memiliki peluang besar untuk meraih juara umum. Namun, dalam penilaian akhir terdapat pertimbangan tambahan karena Maluku belum berstatus sebagai tuan rumah, sehingga Maluku bisa menjadi pemenang kedua nasional.
“Untuk kategori kontemporer, Maluku meraih juara satu. Semua provinsi mengakui itu, bahkan saat penampilan, Maluku unggul secara mutlak,”jelas Rohany Vanath.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh peserta yang tampil maksimal dalam setiap cabang lomba. Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kualitas seni qasidah Maluku, mampu bersaing di tingkat nasional.
“Anak-anak kita tampil luar biasa,prestasi ini tidak boleh berhenti di sini. Kedepan mereka harus terus dibina agar kualitas dan capaian mereka semakin meningkat,” tegas Rohany Vanath.
Lebih lanjut, mantan anggota DPR RI ini juga menyinggung pentingnya dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan kegiatan Lasqi bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah Daerah.
“Pembiayaan Lasqi ini bersumber dari APBD dan itu bukan dana yang kecil. Karena itu, prestasi ini juga menjadi bentuk pertanggungjawaban moral bagi kami kepada pemerintah dan masyarakat,”tandas Rohany Vanath.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Maluku untuk terus mengembangkan seni qasidah dan budaya Islam, sekaligus mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional. (Eten)