KARIU,N25NEWS.id – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama sejumlah OPD mengunjungi Negeri Kariu di kecamatan Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tenga,sekaligus beribadah minggu Bersama masyarakat disana minggu,(18/01) dan berkempatan mengunjungi masyarakat yang masih tinggal di tenda serta rumah-rumah yang belum dibangun.
Kunjungan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah untuk memperbaiki kondisi hunian masyarakat Kariu.
Dalam kunjungannya, Gubernur Lewerissa menyaksikan sendiri kondisi tempat tinggal masyarakat yang sangat memprihatinkan.
“Ini dulu sebagian itu sudah dibangun oleh pemerintah pusat oleh Kementerian PUPR waktu itu. Tapi kan belum selesai,” ujar Lewerissa.
Mengingat banyak warga yang masih tinggal dalam kondisi yang sangat tidak layak, pemerintah provinsi menjadi semakin terdorong untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam merespons kebutuhan mendesak mereka.
Gubernur Lewerissa menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi dan pusat terkait kelanjutan pembangunan rumah-rumah di Kariu.
“Kalau tidak lagi ditangani oleh pemerintah pusat, maka pemerintah provinsi segera akan merumuskan rencana dan kebijakan yang tepat untuk segera dilakukan pembangunan,” ujar Gubernur.
Dengan begitu hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mencari solusi agar masyarakat yang menjadi korban konflik tidak terus-menerus harus tinggal dalam kondisi yang memprihatinkan.
Di samping itu, Lewerissa menambahkan bahwa pemerintah provinsi telah menjalankan program “Manggurebe Bikin Bai Rumah” yang ditargetkan untuk menyelesaikan pembangunan 204 unit rumah pada tahun 2025 kemarin.
Ini merupakan langkah awal sebelum melanjutkan program serupa di tahun 2027 dengan jumlah yang lebih besar. Di sinilah harapan baru bagi masyarakat Kariu untuk mendapatkan rumah yang layak huni.
Dalam upayanya untuk merealisasikan pembangunan ini, Gubernur Lewerissa meminta dukungan dari masyarakat. Ia berharap agar masyarakat dapat memberikan bantuan dan partisipasi, terutama bagi keluarga yang rumahnya akan dibangun.
“Mohon bantuannya, sorong bahu, gotong royong, masohi sama-sama dengan pemerintah supaya cepat selesai pembangunannya,” ungkapnya.
Partisipasi aktif masyarakat sangat krusial dalam memastikan proyek pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan cepat.
Komitmen Gubernur Lewerissa dalam membangun rumah bagi masyarakat Kariu di tahun 2027 adalah sinyal positif bagi masa depan daerah tersebut.
Dengan langkah-langkah yang jelas dan dukungan yang tepat dari semua pihak, diharapkan masyarakat Kariu tidak lagi harus tinggal di tenda-tenda yang rentan terhadap cuaca dan faktor lainnya.
Saatnya untuk membangun kembali dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi semua warga.
Dengan semangat gotong royong dan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, masa depan Kariu yang lebih cerah dan sejahtera bukanlah sesuatu yang mustahil.
Editor : Redaksi