AMBON,N25NEWS.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, telah menetapkan perayaan Imlek masuk dalam kalender pariwisata Kota Ambon pada tahun 2024 lalu.
Dimana,perayaan imlek ini adalah suatu peristiwa budaya dan ungkapan syukur masyarakat keturunan Tionghoa.
Wali Kota Ambon,Boedewin Wattimena pada kegiatan Festival Imlek 2577 Kongzili tahun 2026 masehi di Pattimura Park,Sabtu (14/2/2026) mengatakan,event ini diadakan sebagai bentuk pengenalan kegiatan terkait budaya masyarakat keturunan Tionghoa.
“Hal ini juga sebagai pewujudan dari Moto ” Beta par Ambon,Ambon par semua,” ungkapnya.
Dikatakannya,Pemkot sangat berharap melalui kegiatan ini dapat terbangun rasa rasa persaudaraan dan persatuan antar warga kota.
Dirinya juga mengajak seluruh warga kota untuk menerima dan mensyukuri keberagaman yang diberikan tuhan untuk ibu kota provinsi Maluku ini.
Pada kesempatan itu,selaku orang nomor satu di kota Ambon,dirinya menyampaikan selamat merayakan Imlek kepada yang meryakannya.
Sementara perwakilan yayasan Simpati,menyampaikan,pihaknya tidak menggelar acara seremoni sebagai mana biasanya,tetapi mengadakan berbagi kasih dengan masyarakat sebagai bentuk kebersamaan.
Selain itu, pihaknya juga mendukung Pemkot Ambon dalam menjalankan program prioritas pembangunan.
Ditempat yang sama,panitia pelaksana kegiatan dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon menyampaikan,event ini merupakan momentum untuk memperbaiki dan memperkuat hubungan serta menebar kebaikan.
Dikatakanny,kegiatan ini juga turut menyumbang bagi pendapatan Kota Ambon dan mendukung program prioritas Pemkot masa waktu (2025-2030).
Selain itu,juga digelar pementasan barong sai,lomba peragaan busana dan digelar stand bagi 88 pelaku UMKM.(**)