AMBON,N25SPORT.id-Kompetisi sepak bola yang sering di gelar oleh PSSI Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Sofyan chang Lestaluhu.SE.MM.MH sebagai Ketua dan Marthinus Manuputty selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) semakin maju dan berkualitas.
Menurut media officer PSSI Maluku,Josyes Do Santos Walalayo kepada media di lapangan Lease Lantamal IX Ambon pada Minggu 5 Juli 2025 menegaskan, kompetisi sepak bola di Maluku semakin berkembang serta berkualitas.
Hal tersebut sangat terlihat dengan nyata dari segi kompetisi baik secara resmi Piala Soeratin U-13, U-15, U-17,maupun festival sepak bola usia muda yang di gelar oleh PSSI Maluku.
Dimana setiap tahun berjalan PSSI Maluku telah menetapkan festival sepak bola usia muda youth Elite League Maluku sebagai agenda tahunan dan kompetisi ini sudah berjalan selama dua tahun berturut-turut.
“Hadirnya, kompetisi ini bukan saja sebagai ajang untuk pemanasan mejelang kompetisi Piala Soeratin,namun bagian dari upaya PSSI Maluku terus melakukan pembinaan usia muda terhadap sepak bola di Maluku,”ujar Walalayo.
Selanjutnya, ada kompetisi resmi PSSI yang harus di gelar pada tingkat regional Maluku dan berlanjut pada tingkat nasional seperti liga 4 dan kompetisi piala soeratin U-13, U-15, U-17.
Menariknya, dari kompetisi Piala Soeratin yang sementara berlangsung di lapangan Lantamal IX Ambon terlihat ada wasit lisensi Nasional bahkan wasit liga 1 Indonesia seperti Ami Jerry Tepal yang memimpin pertandingan ada juga Pengawas Pertandingan Nasional seperti Rahman Latuconsina yang sudah bertugas di liga I Indonesia, Alberto Riupassa Pengawas Pertandingan Liga II, Abdul Rauf Latuconsina pengawas pertandingan liga 3 dan soeratin Nasional.
Selain itu, ada nama Anthon Sarimole yang mana baru saja selesai mengikuti kursus instruktur wasit PSSI.
Selain itu, PSSI Maluku terus berupaya untuk mendorong pembentukan club baru, maupun akademi sepak bola serta Sekolah Sepak bola (SSB) dan itu terus berjalan.
Bahkan mendorong untuk club-club yang berkompetisi di liga 1 untuk hadir melakukan seleksi pemain di Maluku seperti yang baru saja di lakukan oleh Malut United FC, guna mencari pemain-pemain muda yang akan bergabung dengan Elite Pro Academy ( EPA) pada club tersebut.
Sehingga, Walalayo menepis isu-isu yang beredar di luar terkait dengan perkembangan sepak bola Maluku yang katanya tidak berkembang, itu tudingan yang salah sasaran dan tak mendasar.
“PSSI Maluku setiap tahun terus menggelar kompetisi resmi PSSI sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagai operator kompetisi, maupun kompetisi yang di gelar oleh PSSI Maluku itu sendiri,” jelas Santos sapaan akrab Walalayo.(**)