AMBON, N25NEWS.id – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, secara resmi membuka Kick Off Pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak dalam rangka Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 di Provinsi Banten. Kegiatan ini diikuti seluruh Perwakilan BKKBN dan Pengurus Daerah IBI se-Indonesia.
Untuk Provinsi Maluku, kegiatan dipusatkan di Puskesmas Waimital, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kamis (30/4).
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Mauliwaty Bulo, hadir langsung bersama Ketua IBI Provinsi Maluku, Nurhayati Tuankotta, sekaligus meninjau pelaksanaan pelayanan KB di lokasi kegiatan.
Dalam keterangannya, Mauliwaty Bulo menyampaikan apresiasi kepada IBI atas peran strategisnya dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta keberhasilan pelaksanaan program keluarga berencana di daerah.
Ia menegaskan bahwa pelayanan KB serentak ini diharapkan mampu meningkatkan akses serta kualitas layanan bagi masyarakat, khususnya dalam penggunaan KB pasca persalinan melalui Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
“Melalui pelayanan yang terintegrasi dan menjangkau langsung ke masyarakat, kita berharap kesadaran akan pentingnya perencanaan keluarga semakin meningkat, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Seram Bagian Barat, Suhna Umayyah, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kairatu, serta jajaran IBI Kabupaten Seram Bagian Barat.
Selain meninjau pelayanan KB, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku juga mengunjungi keluarga berisiko stunting (KRS) di Kecamatan Kairatu. Dalam kunjungan tersebut, disalurkan bantuan sembako sebagai bagian dari implementasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian serta sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat.
Sumber :BKKBN Maluku
Editor : Redaksi