NAMLEA,N25NEWS.id-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, M.Rum Soplestuny S.E, menegaskan, Tambang Emas Gunung Botak (GB) merupakan suatu bingkai kehidupan bagi masyarakat Pulau Buru.
Hal tersebut di sampaikan M.Rum Soplestuny, kepada Wartawan di kantor DPRD, Kompleks Talaga Lontor, Jln Baru Kota Namlea pada Senin (13/11/2023) dini hari.
Dikatakannya,Kabupaten Buru baru saja melewati berbagai macam tantangan, termasuk horornya pandemi Covid-19 yang melanda secara nasional maupun global.Situasi ini yang kenjadi gelombang ekonomi nasional hingga berimbas kepada daerah secara menyeluruh.
“Oleh sebab itu,demi kepentingan masyarakat, saya pasang badan dan akan menyurati Presiden Repoblik Indonesia Ir. Joko Widodo dalam waktu dekat terkait Tambang Emas Gunung Botak di prioritaskan untuk masyarakat,”tegasnya.
“Intinya masyarakat tetap bekerja
demi kebutuhan keluarga mereka,itu tujuan utama kita sehingga apa yang menjadi cita – cita bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjawab kestabilan ekonomi masyarakat secara merata usai pandemi,”ujarnya.
Dikatakan begitu banyak kasus dan persoalan yang terjadi di daerah ini setelah Tambang Emas Gunung Botak di tutup beberapa waktu lalu, mulai dari kasus perampokan, pembunuhan bahkan pemerkosaan anak di bawah usia, hal ini yang menjadi transkrip kaca mata DPRD dan pemerintah daerah untuk terus berupaya dalam menjaga situasi keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat Bupolo,dalam menghadapi susana pemilu 2024.
Selain itu, dia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pangdam XVI/Pattimura dan Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1506/Namlea Letkol Arh. Agus Nur Fujianto S.Ip. M.Han. yang telah menempatkan Pos Pam TNI di wilayah pertambangan sehingga, masyarakat dapat bekerja dengan baik.
“Karena wilayah pertambangan merupakan daerah darurat konflik antara suku,ras dan agama untuk itu selaku Ketua DPRD Buru,saya berharap agar Pos TNI tetap berada di lokasi tersebut sehingga masyarakat terus terjaga dalam kondisi aman dan terkendali untuk bisa mencari nafkah buat keluarga mereka,”harapnya.
Politisi Partai Golkar itu juga menambahkan, jika perusahan atau koorporasi yang ingin beroprasi di Tambang Emas Gunung Botak tidak membawa dampak dan manfaat yang baik bagi masyarakat Kabupaten Buru,sebaiknya mundur sebelum tsunami rakyat itu muncul demonstrasi dimana-mana.
“Untuk itu,selaku representasi perwakilan rakyat,saya akan terus berjuang untuk kepentingan orang banyak,”tandasnya.(**)