Jaga Prestasi Sekolah, SD Kristen Urimessing 2B Resmi Bentuk Komite

by
by

AMBON, N25NEWS.id  – Menjaga mutu pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan guru dan sekolah. Dukungan orang tua dan masyarakat menjadi bagian penting agar prestasi yang telah diraih siswa SD Kristen Urimessing 2B Ambon dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan.

Langkah tersebut mulai diperkuat dengan resmi dilantiknya badan pengurus Komite SD Kristen Urimessing 2B Ambon yang dipimpin Mateos Akihary, Sabtu (12/9/2026).

Pembentukan komite sekolah diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara sekolah, orang tua murid dan masyarakat dalam mendukung peningkatan mutu, pemerataan, serta efisiensi pengelolaan pendidikan.

Ketua Komite SD Kristen Urimessing 2B Ambon, Mateos Akihary, mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah membangun komunikasi bersama pihak sekolah dan orang tua untuk membahas berbagai program yang dapat dijalankan ke depan.

“Langkah awal kita adalah duduk bersama untuk membicarakan program-program apa saja yang akan dilaksanakan,” kata Mateos.

Menurutnya, keberadaan komite bukan sekadar formalitas, tetapi harus menjadi mitra sekolah dalam menjawab berbagai kebutuhan pendidikan dan mendorong kemajuan sekolah.

Karena itu, ia berharap orang tua murid dan para guru dapat memberikan dukungan serta terlibat bersama dalam membangun lembaga pendidikan tersebut.

“Kami berharap ada dukungan dari orang tua dan guru untuk bersama-sama membangun lembaga pendidikan SD Kristen Urimessing 2B,” ujarnya.

Sementara itu, Guru SD Kristen Urimessing 2B, Cetty Huwae, S.Pd, menyambut baik terbentuknya komite sekolah tersebut.

Ia berharap kehadiran komite dapat membantu sekolah berkembang lebih baik ke depan, terutama dalam mempertahankan dan meningkatkan berbagai prestasi yang telah diraih siswa.

Menurutnya, prestasi SD Kristen Urimessing 2B tidak hanya terlihat dari bidang akademik, tetapi juga pada bidang nonakademik.

“Dengan terbentuknya komite sekolah ini, kami berharap lembaga pendidikan ini ke depan bisa menjadi lebih baik, apalagi sekolah sudah memiliki berbagai prestasi, baik akademik maupun nonakademik,” kata Cetty.

Terbentuknya komite sekolah kini menempatkan sekolah pada satu tantangan penting: bagaimana kolaborasi tersebut tidak berhenti pada pelantikan, tetapi benar-benar menghasilkan program yang memberi dampak langsung bagi siswa.

Sebab, mempertahankan prestasi membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan siswa dan kerja keras guru. Dukungan orang tua, masyarakat dan mitra sekolah menjadi bagian penting agar lingkungan pendidikan yang kuat dapat terus dibangun.

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *