SAUMLAKI,N25NEWS.id-Gunakan nama Polres Kepulauan Tanimbar, oknum-oknum pengusaha Andon diduga menagih sejumah uang untuk meraup keuntungan.Padahal,belum ada kesepakatan dan masih ada keberatan terkait biaya petuhanan laut dan jatah untuk inkam desa di Pulau Seira, Kecamatan Wermaktian Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Informasi yang beredar, ada kelompok pengusaha Andon, yang diduga kuat skenariokan penagihan dari beberapa pengusaha Andon sejumlah uang, yang mengatasnamakan Polres Kepulauan Tanimbar. Jumlah tagihan uang dengan nilai Rp. 3.500.000, dengan tujuan akan diberikan kepada Polres, agar lancar aktivitas beberapa oknum pengusaha Andon untuk mencari telur ikan.
Skenario ini, lalu dibentuk ketua, sekretaris dan bendahara, kemudian penagihan telah berjalan, dan di setor langsung ke bendahara.
Setelah informasi ini, sampai pada telinga wartawan, lalu kemudian upaya konfirmasi pun berjalan. Saat wartawan media ini mencoba untuk mengkonfirmasi beberapa oknum pengusaha yang skenariokan hal tersebut, namun selalu tidak dapat bertemu. Via telepon, serta WA pun digunakan untuk mengkonfirmasi oknum-oknum tersebut, namun berulang kali panggilan, dan WA, satu pun tidak digubris.
Jelang beberapa hari kemudian, usaha, upaya pun bisa, saat menghubungi sala satu pengusaha berinisial, R, via telepon. Dalam percakapan tersebut, R, mengatakan bahwa, terkait dengan tagihan itu, dia R, membenarkannya, dan setelah terkumpul semuanya akan dibawa ke Polres Kepulauan Tanimbar. Namun saat ditanya, kepada siapa, uang tagihan tersebut diberikan, namun oknum tersebut tetap menjawab kasi saja ke Polres.
Terkait hal dimaksud, wartawan media ini berusaha untuk mengkonfirmasi pihak Polres, dalam hal ini, langsung dengan Kapolres, namun karena kesibukannya, belum bisa bertemu secara langsung dengan orang nomor satu di Polres Kepulauan Tanimbar ini. Namun ada niat baik Kapolres, kepada wartawan media ini, diperbolehkan untuk, konfirmasi via telepon, dan WA.
Hasil Konfirmasi via, telepon, dan WA, terkait informasi tersebut, Kapolres Kepulauan Tanimbar, mengaku kaget, dan mengatakan, tidak tau sama sekali menyangkut hal tersebut, dan mengucapkan terima kasih, karena telah menginformasikan lewat konfirmasi ini. Kapolres pun, mengajak kepada wartawan media ini, agar, mari sama-sama berusaha untuk mencari, siapa aktor dibalik ini semua. Dan jika informasi itu benar, Kapolres, tidak akan segan-segan menindak tegas, katanya.
Terakhir, setelah informasi ini, muncul bahwa,telah diketahui, oknum-oknum pengusaha yang mencari keuntungan ini, mengembalikan uang tagihan tersebut, kepada pengusaha Andon yang telah mengumpulkannya. Dan terakhir diketahui, bendahara, oknum-oknum pengusaha andon ini berinisial, H.
Dugaan rencana beberapa, kelompok pengusaha Andon, yang berinisiatif, menagih sejumlah uang, untuk memberikan kepada Polres Kepulauan Tanimbar, diminta kepada bapak Kapolres Kepulauan Tanimbar, agar bisa menyikapinya, dengan memanggil oknum-oknum tertentu, agar bisa buka mulut, mengingat, dugaan ini benar, dan bisa adanya penilaian negatif terhadap Polres Kepulauan Tanimbar.
Keterkaitan dengan, oknum-oknum tertentu, ada sejumlah nama pengusaha yang diduga kuat, telah lama memainkan cara demikian, dari dulu, saat operasinya kapal-kapal nelayan Andon ini. Dan sejumlah nama oknum-oknum pengusaha Andon ini, akan diberikan kepada Kapolres, jika dibutuhkan.
Reporter : JIAS