BANDA NAIRA,N25NEWS.id-Desa Lonthoir berada di Kecamatan Banda,Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) mempunyai potensi budaya yang begitu banyak.
Sehingga daya Desa Lonthoir mendata semua potensi budaya untuk di kembangkan lewat fasilitas pemanfaatan dari Kemendikbudristek membuat Festival Bancang, mengangkat pangan lokal yang berlokasi di hutan Pala Lonthoir,Minggu,(3/12/2023).
Dalam Festival Bancang di hadiri Sekretaris Camat Banda (Sekcam),Cabang Kejaksaan Negeri Ambon di Banda,Kepala Desa Lonthoir,kepala adat,tokoh agama,Tokoh Pemuda,tokoh masyarakat,komunitas sanggar Delima Lonthoir,komunitas Sanggar Cilubelu Lonthoir dan seluruh warga masyarakat Desa Lonthoir.
Pembukaan Festival Bancang di buka secara langsung oleh Sekcam Banda ditandai Pemukulan Tifa.
Menurut bapak Rusdi,sebagai Sekcam Banda dalam sambutannya mengatakan,festival Bancang dengan tujuan mengangkat pangan lokal tempo dulu.
“Dan sangat bermanfaat untuk kita mengenalkan kepada generasi dan juga mempromosikan makanan tempo dulu di Desa Lonthoir,”ujar bapak Rusdi.
Dikatakan,festival Bancang diharapkan jangan hari ini saja dibuat,tetapi mari bersama-sama merampung data-data semua potensi budaya untuk dijadikan festival setiap Tahun.
Kegiatan Festival Bancang juga menceritakan kehidupan masyarakat Desa Lonthoir mencari kaletek,para tamu undangan diarahkan berjalan didalam hutan untuk mempraktekan cara mencari kaletek,makan bersama memakai Pincu.
Diketahui,Pincu adalah tempat makan dulu,sekarang masyarakat memakai piring,para wisatawan dan para tamu yang hadir sangat menikmati festival Bancang disuguhkan,pameran daun,kerajinanan masyarakat Lonthoir,tarian dari Sanggar Delima dan permainan tempo dulu dari Sanggar Cilubelu.
“Jadi hutan Lonthoir memiliki daya tarik untuk pengunjung karena memiliki pohon Pala dan Kenari yang sudah ratusan tahun masih di jaga dan dilestarikan,”jelas Sarifudin Wala.