AMBON,N25NEWS.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengelar operasi pasar dalam mendukung Gerakan Nasioanal Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Kota Ambon.
Adapun,Pemkot Ambon mengelar operasi pasar dalam rangka untuk menekan laju inflasi di Kota Ambon.
“Untuk itu, inflasi di Kota Ambon ini termasuk yang tinggi di Indonesia,nah inflasi ini dipengaruhi oleh berbagai hal dan salah satu kebijakan Pemerintah hari ini adalah gerakan nasional bersama di Kota Ambon dan Ada banyak hal yang akan kita lakukan termasuk kegiatan pasar murah,”ujar Pj Walikota Ambon Bodewin Wattimena di Balaikota Ambon,Kamis ( 22/9).
Selain itu,kegiatan pasar murah ini dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kestabilan harga komoditi atau pangan di pasar selain itu juga Pemkot Ambon akan memberikan subsidi bagi angkutan para pelaku usaha yang mensuplai barang dari luar ke Kota Ambon.
“Itu nanti akan kita lakukan dengan memperhitungkan segala sesuatu dengan baik tetapi yang pasti Pemerintah Kota Ambon mendukung kebijakan pemerintah pusat terlebih dalam hal ini kami berupaya untuk menekan laju inflasi di Kota Ambon,”ungkapnya.
Oleh Karena itu,ada banyak komoditi pangan yang mempengaruhi inflasi dan karena itu yang Pemkot Ambon lakukan hari ini adalah pihakny akan menjual kebutuhan pangan di pasar, untuk apa untuk menstabilkan harga di pasar.
“Kemarin kami sudah berapa beberapa kali dengan seluruh stakeholder dalam rangka melakukan upaya-upaya konkret untuk menekan laju inflasi di Kota Ambon,”kata Bodewin Wattimena.
Oleh karena itu,dirinya berharap,semua pihak bersama-sama menjaga harga pangan di Kota Ambon,sekaligus untuk membantu masyarakat, karena harga-harga pangan naik akibat daripada kurangnya stok yang masuk ke Kota Ambon.Tetapi juga sebagai akibat dari kenaikan harga BBM yang mempengaruhi transportasi.
“Kegiatan operasi pangan di Kota Ambon lakukan tiga hari berturut-turut di pasar Merdika dan pasar Batu Merah.Selanjutnya akan kita pindah di pasar yang lain yang ada di Kota Ambon.Akhirnya saya mau sampaikan nanti sama-sama kita akan ke lokasi untuk melakukan operasi pasar,”pungkasnya.
Harga barang pada operasi pasar yaitu : talor satu rak Rp 55.000,Beras premiun Rp 50.000,Bawang putih Rp 23.000,bawang merah Rp 22.000 Minyak goreng Rp 13.000
Sayur kangkung dan sawi Rp 5000.
Untuk diketahui,turut hadir dalam acara tersebut,Penjabat Walikota Ambon,Sekertaris Kota Ambon,Perwakilan Bank Indonesia,Bulog,Dandim 1504,Pengadilan Kota Ambon.
Penulis : Al.Tetelepta
Editor : Aris Wuarbanaran