AMBON,N25NEWS.id-Mengakhiri masa jabatan yang tinggal dua pekan, Gubernur Maluku, Murad Ismail diingatkan agar tidak lagi melakukan perombakan birokrasi.
“Ini kan tinggal dua pekan kedepan lagi. Jadi kami ingatkan saudara Gubernur untuk tidak lagi merombak birokrasi yang sudah ada,”ingat Ketua DPRD Maluku Benhur George Watubun (BGW) kepada awak media, Senin (4/11).
Olehnya itu, sebagai fungsi pengawasan jalannya pemerintahan, tentunya DPRD wajib menyampaikan masukan, saran dan pandangan terkait tata kelola birokrasi. Salah satunya terkait dengan perombakan birokrasi, mengingat masa aktif Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, hanya tinggal menunggu waktu, kepimpinan Murad akan berakhir.
Namun sebaliknya jika,
gubernur keras kepala dan tetap melakukan kebijakan untuk merubah birokrasi, itu menjadi haknya sebagai Gubernur. Wajib menyamampakan secara
terepresentasi di DPRD, sehingga wajib menyampaikan agar tidak ada lagi perombakan,” tegas Benhur.
Menurut Ketua DPD PDI-Perjuangan Provinsi Maluku ini,dan bila gubernur tetap berkeras melakukan. perombakan birokrasi dipenghujung masa jabatan bisa saja menimbulkan praduga adanya unsur like this like dalam proses pergantian pejabat di Lingkungan Pemprov Maluku.
Maka tentunya hal itu nantinya, akan berdampak pada distabilitas di lingkungan pemerintahan, apalagi ditengah suasana kebatinan masyarakat menjelang tahapan Pemilu dan Pilkada. Untuk itu, semua pihak, baik DPRD maupun pemda harus menjaga dan mendukung semua tahapan pemilu termasuk dengan tidak melakukan perombakan birokrasi.
“Saudara (gubernur tidak boleh mengambil langkah seperti itu, karena tidak tepat, sebab kalau tidak pejabat gubernur yang baru akan dilantik dan DPRD akan bertemu untuk menyampaikan catatan kritis tentang penyelenggara pemerintahan,” ujar Benhur.
Mantan Ketua Fraksi PDIP ini juga mengingatkan agar pejabat pemerintah harus jauhi tindakan yang mengintimidasi ASN untuk kepentingan politik jangka pendek, karena yang dibutuhkan adalah pelayanan publik kepada masyarakat.
“Kita harus memberikan kesempatan kepada ASN agar bisa melayani rakyat dengan baik, karena gubernur boleh turun, tapi ASN tetap bekerja sampai masa.pensiunnya,”tandas Watubun(**)