Berburu Takjil Hari Pertama Berpuasa di Ambon,Tradisi yang Menggugah Selera

by -9 views
by
penjual-penjual kue takjil di Negeri Batu Merah

AMBON,N25NEWS.id – Hari pertama bulan suci Ramadan selalu menjadi momen yang dinantikan oleh umat Islam, termasuk di Ambon.

Salah satu tradisi yang tak pernah pudar adalah berburu takjil, aneka makanan kecil yang disiapkan untuk berbuka puasa.

Di kawasan Masjid Agung Batu Merah, suasana yang meriah dan penuh kehangatan menyambut para pengunjung yang datang untuk membeli makanan berbuka.

Setiap tahun, memasuki bulan Ramadan, lapak-lapak takjil di sepanjang jalan samping Masjid Agung Batu Merah selalu dipenuhi pedagang musiman.

Mereka menawarkan berbagai jenis makanan yang tidak hanya lezat tetapi juga menggugah selera. Dari kue-kue tradisional hingga minuman segar, semuanya hadir untuk memanjakan lidah para penanti waktu berbuka.

Pada hari pertama puasa tahun ini, keramaian semakin terasa saat masyarakat berbondong-bondong datang, menciptakan suasana penuh kebersamaan.

Saat berburu takjil, pilihan makanan yang tersedia sangat beragam. Namun, ada beberapa yang menjadi favorit dan paling diburu oleh masyarakat.

Salah satunya adalah asida, sejenis kue yang memiliki rasa manis dan tekstur lembut. Selain itu, kue lontar juga menjadi primadona di antara pilihan takjil lainnya.

Pedagang kue yang ditemui  mengatakan bahwa kedua makanan ini paling banyak dicari oleh pembeli. Ketersediaan makanan ini menambah kehangatan berbuka puasa bagi setiap keluarga.

Bulan suci ini bukan hanya berarti ibadah bagi umat Muslim, tetapi juga menjadi berkah bagi para pedagang musiman yang mengandalkan bulan Ramadan sebagai kesempatan untuk berjualan.

Dengan banyaknya pengunjung yang berburu takjil, mereka bisa meraih keuntungan yang signifikan.

Suasana harapan dan musti dilewati ini membawa senyum di wajah para pedagang, yang antusias menyajikan berbagai panganan untuk membantu masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan bahagia.

Tradisi berburu takjil di hari pertama puasa di Ambon ini lebih dari sekadar mata pencaharian; ia mencerminkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan di tengah masyarakat.

Penulis  : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *