Abaikan Faktor Keamanan Dan Keselamatan, Manager UP3 PLN Saumlaki, Diduga Apatis 

by -41 views
by

SAUMLAKI,N25NEWS.id-Kehadiran pihak rekanan atau Vendor, diduga melakukan pekerjaan tanpa SOP yang jelas, dalam kerja sama dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN), keterkaitan dengan pelaksanaan kerja di lapangan.

Hal tersebut diungkapkan,Jems Masela, saat bertemu di rumah kopi pada lokasi Jalan Poros, Rabu (13/9/2023).

Dikatakannya,Kepala UP3 PLN, Saumlaki, diduga tidak berani, serta apatis melihat fakta dilapangan, yang dilakukan oleh rekanan, Vendor. Pasalnya ada aktifitas Vendor, dalam pemuatan tiang listrik dari Saumlaki, menuju ke Larat, Kecamatan Tanimbar Utara.

“Alasan kenapa saya mengatakan Kepala UP3 PLN Saumlaki, apatis dan tidak berani tegur, atau berikan sanksi terhadap Vendor.Sebab, saat pemuatan tiang listrik ke Larat, tidak sesuai SOP,”ungkapnya.

Menurut dia harusnya, Vendor, libatkan pihak yang punya kewenangan untuk mengawal pemuatan tersebut, karena kedudukan tiang-tiang PLN tersebut, sewaktu-waktu bisa jatuh berakibat akan mencelakakan masyarakat lain yang juga berkendaraan.Apalagi pemuatan di malam hari, ini bahaya.

Lanjut Masela, vendor dalam melaksanakan aktivitasnya yang tidak sesuai SOP pengangkutan, pemuatan, serta keamanan dan keselamatan dijalan raya, wajib sebagai Manager UP3 PLN Saumlaki, harus secara tegas dan memberikan sanksi, jika tidak sesuai dengan SOP yang telah dibuat oleh, pihak PLN dan Vendor bukan sebaliknya Kepala PLN diam, melihat hal ini.

Dia terus sentil terkait pemuatan tiang listrik yang tidak sesuai aturan itu, ini harus diseriusi dan diperhatikan oleh pihak PLN.”Kita tidak minta harus celaka,namun jika menyebabkan celaka bagi warga, siapa yang bertanggung jawab, hal ini harus dipikirkan juga oleh vendor,” cetusnya

Pria dengan sapaan Jems ini, telah berusaha bertemu Manager UP3 PLN Saumlaki, guna membicarakan tentang pemuatan tiang listrik PLN, namun belum bisa bertemu, dengan dalil dari pihak pengamanan, penjagaan depan pos jaga PLN Bomaki, bahwa, pimpinan lagi sibuk.

“Untuk itu,saya berharap PLN Wilayah Propinsi Maluku, agar menyikapi serius terkait pemuatan tiang listrik PLN, dengan capaian jarak tempuh tiga, hingga empat, jam perjalanan Saumlaki-Larat. Ini diseriusi, jangan terabaikan, karena masalah keamanan dan keselamatan banyak orang,”tandasnya.

Reporter : JM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *