AMBON- Komite Siswa Anti Narkoba SMA Negeri 6 Ambon resmi dilatik Ketua DPD Granat Provinsi Maluku Yani Salampessy,Sabtu 23 Juli 2022.
Acara pelantikan ini begitu special karena di hadiri oleh Ketua Pembina DPP GRANAT Komjen Pol (Purn) Drs.Togar.M. Sianipar, M.Si yang berjalan dengan begitu meriah.
Dalam sambutannya Togar Sianipar berharap pelantikan ini bukan saja retorika semata namun di perlukan tindakan nyata di lapangan dalam memerangi masuknya Narkoba di lingkungan sekolah khususnya di di lingkup SMA Negeri 6 Ambon.
Karena menurut Sianipar Provinsi Maluku yang di kelilingi lautan ini adalah jalur potensial masuknya Narkoba di Maluku sehingga perlu adanya pencegahan terkhusus generasi muda terutama anak-anak sekolah.
Dirinyapun menyadari pencegahan peredaran narkoba bukanlah pekerjaan mudah,karena masalah Narkoba ini bukan saja menjadi masalah nasional namun menjadi problem dunia,apalagi katanya, Maluku yang terdiri dari pulau-pulau ini,butuh komitmen besama dari semua pihak baik itu pemerintah ,Granat sendiri maupun siswa-siswa SMA Negeri 6 Ambon.
“Saya meminta anak-anak (siswa-siswi) yang tergabung dalam Komite Siswa Anti Narkoba dapat menciptakan program-program yang baik dalam mencegah penyebaran Narkoba khususnya di kalangan sekolah,”ujarnya Sianipar.
Pembentukan Komite Siswa Anti Narkoba tambah Sianipar merupakan Langkah besar dan pertama yang di lakukan granat di Indonesia dan ini sangat membanggakan dirinya,apa yang sudah di lakukan Yani Salampessy Bersama teman-teman Granat di Maluku.
Sementara itu Ketua DPD Granat Provinsi Maluku Yani Salampessy mengatakan pembentukan Komite Siswa Anti Narkoba di SMA Negeri 6 ini merupakan sekolah pertama di Maluku dan SMA Negeri 6 akan menjadi Pilot Projeck sekolah-sekolah lain di Maluku yang akan di bentuk juga siswa-siswa anti Narkoba.
“Selain itu dengan terbentuknya Komite Siswa Anti Narkoba ini di harapkan Semua siswa dapat memahami dan paham terhadap bahaya narkoba dan mereka juga dapat memberikan virus kepada keluarga bahkan masyarakat untuk dpat mencegah peredaran narkoba di Maluku,”harap Salampessy.
Sementara itu Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Ambon Dra.Lientje Louderthin Louise Nahumury,M.Pd menegaskan bahwa sebagai Kepala Sekolah dirinya merasa bangga karena sekolahnya di datangi petinggi GRANAT dari Jakarta nuntuk melantik Komite Siswa Anti Narkoba sedkolahnya.
Selain itu lanjut Nahunury, kita ketahui bersama bahwa dewasa ini,penyalahgunaan narkoba marak terjadi,terlebih generasi muda sangat mengkwatirkan apalagi saat ini Maluku terlebih Kota Ambon masuk dalam zona merah penyalagunaan Narkoba.
“ Berbagai upaya pencegahan sudah di lakukan, baik itu pemerintah,TNI/Polri dan berbagai elemen sesuai dengan tokpoksi dan wewenangnya,”tambah Nahumury.
Semestinya Lanjut Kepsek SMAN 6 Ambon ini,tanggung jawab pencegahan ini bukan saja tangganggungjawab Pemerintah dan badan-badan terkait namun kita semua,baik itu pihak sekolah ,siswa ,orangtua dan masyrakat.
“Untuk itulah kenapa hari ini ((23/07) dilantik Komite Siswa Anti Narkoba SMA Negeri 6 Ambon,hari ini saya sangat bersyukur dan bangga hal ini bisa terlaksana dan berjalan dengan baik,”ujarnya.
Diapun berharap dengan terbentuknya Komite Siswa Anti Narkoba ini siswa-siswanya punya kepekaan dan punya pengetahuan akan bahayanya narkoba dan menghindarkan diri dari penyalagunaan narkoba dan dapat hidup sehat, sehingga mereka bisa tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang cerdas.