Albert Fenanlampir: Kursus Pelatih Nasional Jadi Embrio Kebangkitan Voli Maluku

by
by

AMBON, N25NEWS.id – Kebangkitan bola voli Maluku membutuhkan lebih dari sekadar atlet berbakat. Kualitas pelatih dan sistem pembinaan menjadi fondasi penting agar potensi daerah dapat bersaing di tingkat nasional.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Maluku, Prof. Dr. Albertus Fenanlampir, saat membuka Kursus Pelatih Nasional Bola Voli Indoor yang digelar PBVSI Maluku bekerja sama dengan PP PBVSI di Elizabeth Hotel Ambon, 13–20 September 2026.

Menurut Fenanlampir, untuk pertama kalinya kursus pelatih nasional digelar di Maluku menjadi momentum penting bagi penguatan sumber daya olahraga, khususnya bola voli.

Ia menilai kegiatan tersebut dapat membuka peluang bagi pelatih dan atlet Maluku untuk lebih dekat dengan persaingan olahraga tingkat nasional.

“Ini sangat luar biasa. PBVSI melaksanakan event secara terstruktur dan terencana dengan baik. Kursus pelatih nasional yang baru pertama kali digelar di Maluku ini dapat menghasilkan pelatih-pelatih yang berkualitas,” ujar Fenanlampir.

Fenanlampir mengakui perjalanan Maluku untuk meloloskan tim beregu ke tingkat nasional masih menghadapi tantangan. Namun, menurutnya, peluang untuk membawa nama Maluku tetap terbuka melalui peningkatan kualitas individu atlet maupun pelatih.

“Untuk Maluku sendiri saat ini meloloskan beregu agak sulit. Tapi paling tidak kita dapat melibatkan personel di event-event nasional dan mungkin masuk di Pelatnas,” katanya.

Karena itu, Fenanlampir melihat kursus tersebut sebagai embrio bagi pembinaan bola voli Maluku ke depan. Ia berharap peningkatan kapasitas pelatih dapat berdampak langsung terhadap munculnya atlet-atlet yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan nasional.

“Sehingga event ini merupakan embrio ke depan PBVSI Maluku,” tegasnya.

Kursus tersebut diikuti 26 peserta yang berasal dari Pengprov PBVSI Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Kalimantan Timur, Maluku Utara, dan Maluku.

Para peserta mendapatkan pembekalan dari instruktur nasional PP PBVSI, Drs. Mahcfud Irsyada, M.Pd. dan Drs. Putut Marhaento, M.Or., serta Prof. Dr. Albertus Fenanlampir, S.Pd., M.Pd., AIFO, yang juga merupakan dosen FKIP-PJOK Universitas Pattimura.

Materi kursus mencakup peningkatan pengetahuan, keterampilan dan profesionalisme pelatih, sekaligus menyelaraskan sistem kepelatihan bola voli indoor dengan standar nasional dan perkembangan ilmu kepelatihan modern.

Sementara itu, Ketua Harian PBVSI Maluku, Affandy Hasanusi, mengatakan pelaksanaan kursus di Ambon memberikan kesempatan lebih besar bagi pelatih daerah untuk meningkatkan kapasitas tanpa harus mengikuti kegiatan serupa di luar Maluku.

Namun, ia mengingatkan peserta agar tidak menjadikan lisensi sebagai tujuan akhir.

“Jangan hanya mengejar sertifikat. Kualitas juga harus diperhatikan. Materi yang diberikan harus dapat diserap dan dipraktikkan untuk menghasilkan atlet-atlet bola voli indoor terbaik,” tegas Affandy.

Ia berharap para peserta membawa ilmu yang diperoleh ke klub dan daerah masing-masing sehingga terjadi peningkatan kualitas pembinaan secara nyata.

Bagi Fenanlampir, keberhasilan kursus ini nantinya tidak hanya diukur dari jumlah pelatih yang memperoleh lisensi, tetapi dari sejauh mana ilmu tersebut mampu melahirkan atlet Maluku yang masuk dalam persaingan nasional bahkan berpeluang memperkuat Pelatnas.

Dengan demikian, kursus yang berlangsung selama sepekan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah awal untuk memperkuat kembali fondasi bola voli Maluku dan membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi.

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *