Terkait Pemekaran Warga Negeri Batu Merah Demo Walikota Ambon

by -4 views
by

AMBON,N25NEWS.id – Akibat penyampaian Pemekaran yang dilontarkan Walikota Ambon saat rapat paripurna di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kota Ambon pada beberapa waktu lalu mengakibatkan warga Negeri Batu Merah marah dan melalukan aksi penolakan terhadap penyampaian tersebut.

Sebelumnya dalam penyampaiannya Walikota Ambon Bodewin Watimena mengatakan Pemerintah Kota Ambon akan melakukan pemekaran beberapa wilayah di Kota Ambon termasuk Negeri Batu Merah dan Urimesing.

Hal ini masih berupa wacana namun pernyataan tersebut membuat masyarakat Negeri Batu Merah kesal sehingga aksi spontanitas menolak pemekaran tersebut dilakukan.

Aksi tersebut   mengundang perhatian dari berbagai pihak.

Roni Ternate, SH, selaku koordinator lapangan mengatakan, masyarakat Negeri Batu Merah menolak keras pernyataan yang disampaikan oleh Walikota Kota Ambon Bodewin Watimena,pasalnya pemekaran tersebut akan menimbulkan banyak persoalan terlebih banyak terjadi premanisme di wilayah Batu Merah nantinya.

“Untuk diketahui bahwa Negeri Batu Merah merupakan Negeri adat sehingga tidak bisa dilakukan pemekaran semaunya Walikota dan kalaupun hal tersebut terus menjadi prioritas Pemerintah Kota Ambon, maka kami tetap menolak sampai kapanpun,”ujarnya.

Ternate juga menambahkan lebih baik Walikota Ambon fokus terhadap program kerja yang beliau janjikan saat kampanye jangan urus pemekaran karena masyarakat Kota Ambon mau melihat bukti nyata apa yang beliau katakan saat kampanye.

“Kami menunggu niat baik Walikota Ambon untuk mencabut pernyataan tersebut dan kalau tidak dicabut maka kami akan menutup akses jalan secara permanen bukan saja itu, kami juga akan merobohkan jembatan Batu Merah sehingga tidak ada lagi akses jalan dan ini sudah menjadi komitmen kami sebagai Masyarakat Adat Negri Batu Merah,tegasnya.

Ditempat yang sama salah satu Pemuda Arlis Lisaholet juga menambahkan bahwa kami Pemerintah Negri Batu Merah melayani masyarakat sampai tengah malam untuk itu jangan jadikan rentang kendali menjadi satu persolan yang serius sehingga Walikota seenaknya mau memekarkan wilayah Baru Merah, lebih baik Wattimena urus persoalan sampah dan juga pasar yang saat ini menjadi problem besar Pemerintah Kota Ambon jangan urus pemekaran yang nantinya bisa menimbulkan persolan besar di wilayah Batu Merah.

“Untuk diketahui juga bahwa selama ini pelayanan yang kami berikan kepada masyarakat tidak ada kendala sama sekali olehnya itu Walikota jangan main bola liar seperti itu, kami mengutuk keras pernyataan walikota Ambon saat rapat paripurna kemarin,”tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Iskarnain Walla selaku tokoh masyarakat Negri Batu Merah juga mengutuk keras pernyataan Walikota pasalnya Negeri Batu Merah selama ini tidak pernah menginginkan adanya pemekaran wilayah karena ini Negeri Adat yang harus kita sama sama menjunjung tinggi nilai-nilai Adat dan budayanya kalau Walikota mau memekarkan wilayah ini otomatis nilai adat akan hilang dan Provinsi Maluku tidak lagi disebut negeri raja-raj.

“Untuk itu Walikota Ambon harus berpikir sebelum menyampaikan sesuatu yang pada akhirnya akan menimbulkan keresahan bahkan kekacauan di dalam Negeri Batu Merah,”cetusnya.

Penulis : Stenly Mailuhu

Editor   : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *