AMBON-Walikota Ambon, Bodewin Wattimena memaparkan sembilan (9) prioritas pembangunan,saat menghadiri rapat paripurna dengan DPRD Kota Ambon,yang berlangsung di ruang sidang rumah rakyat Belakang Soya,Jumat (28/3/2025).
LKPJ disusun berdasarkan Peraturan Nomor 25 Tahun 2024 tentang Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Ambon Tahun 2024 dan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan APBD Kota Ambon Tahun Anggaran 2024.Secara teknis, penyusunan LKPJ berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020.
Adapun,LKPJ Walikota Ambon tahun 2024 meliputi hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, pelaksanaan tugas pembantuan, rekosentrasi, tindak lanjut rekomendasi DPRD Kota Ambon, serta kebijakan strategis dalam menyelesaikan permasalahan pembangunan tahun 2024. Pembangunan tahun 2024 difokuskan pada tema “Penguatan Pembangunan Daerah melalui Infrastruktur untuk Mendorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Didukung Stabilitas Politik dan Keamanan Pasca Pemilu, serta Penguatan Inovasi Pemerintah Menuju Ambon yang Manis, Demokratis, dan Mandiri”.
Sembilan prioritas pembangunan meliputi:
1.Penguatan perekonomian melalui investasi, pertanian, industri, perdagangan, koperasi, dan UMKM.
2.Penguatan reformasi birokrasi.
3.Penguatan layanan pendidikan dan kesehatan.
4.Penguatan kualitas sumber daya manusia.
5.Mempercepat pengurangan angka kemiskinan ekstrem.
6.Penyediaan lapangan kerja berkualitas.
7.Penguatan nilai budaya lokal dan pembinaan mental spiritual.
8.Penyediaan infrastruktur berkualitas.
9.Peningkatan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana.
Wattimena menambahakan LKPJ juga memaparkan perkembangan kondisi umum Kota Ambon tahun 2024, meliputi jumlah penduduk, angka kemiskinan, angka pengangguran, IPM, PDRB, pertumbuhan ekonomi, dan laju inflasi. Laporan kinerja pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024 juga disampaikan, mencakup pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah.
Walikota juga menyampaikan hasil evaluasi kinerja Pemerintah Kota Ambon tahun 2024. Dari sejumlah indikator kinerja utama, 20 indikator menunjukkan pencapaian sangat tinggi, 9 indikator tinggi, 1 indikator sedang, dan 2 indikator sangat rendah. Sebanyak 14 indikator tidak dapat diukur karena keterbatasan data.
Pelayanan dasar di Kota Ambon dilaksanakan melalui 14 jurusan, 59 program, dan 126 kegiatan, dengan tingkat capaian 98,93 persen dan realisasi keuangan 86,78 persen. Pemerintah Kota Ambon juga menerima sejumlah penghargaan di tahun 2024, antara lain penghargaan Kampung Iklim, penghargaan peringkat pertama penyaluran dana desa, penghargaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan anugerah layanan investasi. Urusan pemerintahan juga menunjukkan capaian tinggi, dengan 97,60 persen capaian program dan 91,22 persen realisasi keuangan. Pemerintah Kota Ambon juga meraih juara pertama Anugerah Bangga Wisata Indonesia.
Walikota berharap kerja sama yang baik akan terus berlanjut untuk membangun Kota Ambon yang lebih sejahtera.(**)