Pemanfaatan Sains Dan Teknologi Harus Berdampak Pada Kesejahteraan Masyarakat

by
by

AMBON,N25NEWS.id-Pemanfaatan pengetahuan dan teknologi sebagai instrumen pembangunan harus dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

Teknologi harus menjadi alat untuk menyelesaikan masalah bukan menciptakan persoalan baru atau memperlebar kesenjangan di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Ambon,Boedewin Wattimena sebagai pembicara pada kegiatan Konfrensi Internasional kedua Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura di Santika Hotel,Jumat (16/9/2026).

Menurutnya,Ilmu pengetahuan menghasilkan pengetahuan,bukti dan dasar pertimbangan dalam mengambil keputusan serta teknologi menyediakan alat,sarana dan solusi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung jalannya pembangunan.

Dikatakannya,pemerintah memastikan sains dan teknologi menjadi instrumen penting mewujudkan kebijakan pembangunan daerah.

“Masyarakat mengharapkan agar setiap inovasi yang dikembangkan dapat memberikan manfaaat nyata dalam kehidupan sehari- hari ,” katanya.

Disampaikannya,kemajuan sains dan teknologi harus berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat dengan tidak merusak lingkungan dan membawa beban sosial di masa depan.

Lanjutnya, dalam pengembangan kota cerdas (smart city) kota Ambon, juga merupakan bagian dari program percontohan yang melibatkan 100 kota di Indonesia.

Untuk itu dalam evaluasi indeks smart city ,indeks ibu kota provinsi Maluku ini berada pada 3,6 dari skala 4.

Hal ini menjadi dorongan untuk Pemkot Ambon untuk terus meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan publik,oleh sebab itu keberhasilan kota cerdas tidak dapat diukur dari banyaknya aplikasi digital yang dimiliki.

” Ukuran yang lebih penting ,apakah teknologi mampu membuat pelayanan menjadi lebih cepat, mudah ,transparan dan responsif,” terangnya.

Tambahnya,pemanfaatan teknologi yang dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat yakni Call Center Darurat 112 kota Ambon.

Dengan Layanan ini masyarakat dapat melaporkan berbagai kondisi kedarutan mulai dari medis,penanganan hewan liar yang membahayakan yang memerlukan penanganan khusus.

” Pembangunan kota Ambon berbasis sains dan teknologi harus berjalan kepada tujuan utama yaitu ,meningkatkan kesejahteraan Masyarakat,” pungkasnya.

Walikota berharap melalui kegiatan ini muncul gagasan gagasan yang semakin memperkuat kerja sama dalam pembangunan kota Ambon yang inklusif ,toleran dan berkelanjutan dengan sains dan teknologi sebagai instrumen untuk menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *