AMBON,N25NEWS.id-Menghidupkan nilai-nilai seni dan budaya untuk generasi muda gereja yang adalah juga bagian dari generasi bangsa ini khusus generasi di kota Ambon dan Maluku secara umum.
Hal tersebut dikatakan Ketua Majelis Jemaat GPM Nehemia,Pdt.Nn.W.J.Liklikwatil,saat menyampaikan sekapur sirih Pentas Seni SM-TPI Sektor El-roi,yang berlangsung di Baileo Oikumene Ambon,Sabtu (9/9/2023).
Dikatakannya,pentas seni ini juga merupakan suatu penguatan pendidikan karakter.Kalau pada lembaga pendidikan ada program itu,penguatan pendidikan karakter yang diimplementasikan dalam berbagai kegiatan salah satunya juga yang biasa berlangsung pada lembaga-lembaga pendidikan adalah pentas seni.
“Yang dikesempatan ini juga oleh anak-anak kita SM-TPI Sektor El-roi,sebagai generasi muda gereja yang adalah tulang punggung gereja dan juga bangsa ini,”ujarnya.
Malam ini bagaimana mereka mengekpresikan diri secara kreatif untuk bisa mengembangkan bakat keterampilan bahkan perasaan mereka melalui seni,baik dalam bentuk nyanyian, tari-tarian dan sebagainya.
Supaya generasi muda gereja,tujuannya agar dapat belajar mencintai budaya daerah dan tidak akan hilang,tetapi harus tetap dilestarikan di tengah-tengah perubahan zaman ini,” Sekaligus juga melalui kegiatan ini kita juga mempersiapkan generasi gereja,bangsa ini untuk memasuki tahun emas di Indonesia 2045 sebagai generasi emas yang nanti cerdas dan kritis yang memiliki sumber daya yang handal,”paparnya.
“Kita ingin ditengah berbagai perubahan zaman ini sekaligus juga mereka dapat mempertahankan diri sebagai anak-anak Maluku,”ucapnya.
“Dengan demikian melalui wadah anak dan remaja pendidikan formal gereja ini, disinilah kita meningkatkan pendidikan karakter anak dan tinggi iman,”terangnya.
Sementara itu,Yosy Aponno Gasperz Ketua Pengasuh SM-TPI Sektor El-roi menjelaskan, untuk mengikuti pentas seni ini anak-anak sudah dibagi dalam kelompok pendukung penari-penari dalam mendukung pentas seni ini.
Kemudian anak-anak ini latihan kurang lebih 2 bulan,luar biasa anak-anak sekolah Minggu SM-TPI Sektor El-roi,karena mereka walaupun dengan kesibukan mereka menggunakan hp,tapi dengan kegiatan ini sangat positif bagi anak-anak SM-TPI Sektor El-roi dalam mereka mengenal budaya Maluku,sehingga zaman IT yang membuat mereka lupa akan kegiatan mereka dengan main game di hp.
“Dengan adanya pentas seni ini mereka sungguh-sungguh meninggalkan hal-hal tersebut, pentas seni ini yang kami lakukan sangat positif bagi mereka dan mereka juga sangat bangga bahwa dari pentas seni ini mereka lebih mengenal budaya Maluku,”ujarnya.
Diketahui,jemaat GPM Nehemia itu ada 12 sekolah Minggu salah satunya sekolah Minggu di SM-TPI Sektor El-roi yang melaksanakan pentas seni ini.
“Pentas seni kita juga didukung oleh kelompok-kelompok seni lainnya seperti sanggar Kalesang yang melatih anak-anak SM-TPI Sektor El-roi dan mereka juga terlibat didalamnya dan juga ada anak-anak Jukulele dari sektor Elim di Jemaat Nehemia juga yang mendukung pentas seni ini,”pungkasnya.
Reporter : Aris Wuarbanaran
Editor : Redaksi