AMBON,N25NEWS.id-Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memimpin langsung upacara peringatan tingkat Provinsi Maluku yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (4/05/2026).
Upacara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku, Kapolda Maluku, unsur Forkopimda Provinsi Maluku atau yang mewakili, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, anggota DPRD Provinsi Maluku, Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Wakil Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Ketua Dharma Wanita Provinsi Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, para kepala sekolah, serta siswa-siswi SMA dan SMK se-Kota Ambon.
Bertindak selaku Perwira Upacara adalah D.N. Kaya, S.Sos., M.Si, sementara Pemimpin Upacara dipercayakan kepada Walem Rumangun yang juga merupakan Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Ambon.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku bersama Polda Maluku juga secara resmi meluncurkan program “Polisi Mengajar” sebagai bentuk sinergi dalam mendukung penguatan pendidikan karakter bagi generasi muda.
Dalam wawancaranya, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Polda Maluku dalam menghadirkan program tersebut.
“Baru saja kita melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional dan dilanjutkan dengan launching program Polisi Mengajar. Saya sebagai pemerintah daerah sangat mengapresiasi kerja sama ini,” ujar Gubernur.
Gubernur menegaskan bahwa program Polisi Mengajar tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan akan diimplementasikan secara berkelanjutan di seluruh 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan dialog interaktif bersama para Kapolres dan kepala daerah yang mengikuti secara daring, terdapat komitmen kuat untuk menjalankan program tersebut secara serius di daerah masing-masing.
Menurutnya, program ini memiliki nilai strategis karena menghadirkan edukasi langsung dari aparat kepolisian kepada para siswa, khususnya terkait bahaya narkoba, pengaruh paham radikal, tertib berlalu lintas, serta etika bermedia sosial.
“Materi-materi ini memang sudah diajarkan di sekolah, namun akan lebih efektif jika disampaikan langsung oleh pihak kepolisian yang memiliki kompetensi di bidang tersebut,” tambahnya.
Gubernur juga kembali menyampaikan terima kasih kepada Polda Maluku atas inisiatif dan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Maluku melalui sektor pendidikan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Gubernur Maluku bersama jajaran dan Kapolda Maluku melakukan peninjauan langsung ke stand-stand pameran hasil karya siswa SMA dan SMK di Kota Ambon. Berbagai inovasi ditampilkan, di antaranya motor listrik, alat pengolah air hujan menjadi air minum, aplikasi absensi siswa, hingga teknologi pembakaran sampah yang mampu menghasilkan energi listrik.
Peringatan Hardiknas Tahun 2026 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menciptakan generasi Maluku yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Sumber : Diskominfo Maluku