AMBON, N25NEWS.id — Kebakaran yang melanda permukiman warga di Negeri Batu Merah, Kota Ambon, tidak hanya menyisakan kerugian dan kepanikan bagi masyarakat. Di tengah kobaran api dan ancaman bangunan yang runtuh, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Manise Kota Ambon harus mempertaruhkan keselamatan untuk memastikan api benar-benar padam.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Damkar Manise serta masyarakat Negeri Batu Merah yang bahu-membahu menghadapi kebakaran.
“Beta berikan apresiasi dan berterima kasih kepada Damkar Manise dan warga masyarakat Negeri Batu Merah yang bahu-membahu memadamkan api di lokasi kebakaran,” kata Bodewin.
Di balik proses pemadaman, terdapat risiko besar yang harus dihadapi para petugas.
Dua anggota Damkar bahkan harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah tertimpa reruntuhan tembok saat menjalankan tugas.
Bodewin menilai kejadian tersebut menunjukkan besarnya risiko yang dihadapi petugas ketika berada di garis depan penanganan kebakaran.
“Damkar Manise Kota Ambon luar biasa. Dua orang anggota dirawat di rumah sakit karena tertimpa reruntuhan tembok. Ini bukti keikhlasan dan dedikasi saudara-saudara dalam tugas melindungi masyarakat,” ujarnya.
Selain petugas Damkar, dua warga yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran tersebut juga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Bodewin menyampaikan empati kepada keluarga para korban dan berharap mereka segera mendapatkan kesembuhan.
“Beta juga turut berbela rasa dengan keluarga dua orang korban yang juga dirawat di rumah sakit karena peristiwa kebakaran tersebut,” tuturnya.
Menurut Bodewin, kejadian kebakaran dalam beberapa waktu terakhir cukup sering terjadi di Kota Ambon. Situasi tersebut membuat peran Damkar semakin penting, terutama dalam memberikan respons cepat ketika api mengancam permukiman warga.
Meski berhadapan dengan situasi berbahaya, ia menyebut jajaran Damkar tetap menunjukkan semangat dan komitmen dalam menjalankan tugas.
“Banyak kejadian kebakaran dalam beberapa waktu terakhir di Kota Ambon, namun kalian tetap semangat dan tidak pernah terlambat. Beta bangga dengan Damkar Manise,” ungkapnya.
Bodewin meminta seluruh anggota Damkar untuk terus mempertahankan semangat pengabdian serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Damkar bukan sekadar sebagai petugas pemadam api, tetapi menjadi salah satu garda terdepan dalam melindungi keselamatan masyarakat Kota Ambon.
“Tetap semangat, teman-teman Damkar. Pantang pulang sebelum api padam. Kalian pahlawan Kota Ambon,” tegas Bodewin.
Di tengah risiko kebakaran yang masih mengancam, kolaborasi antara petugas dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam upaya menghadapi setiap kejadian.
“Beta par Ambon, Ambon par samua,” pungkasnya.
K