AMBON,N25NEWS.id-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku, menggelar rapat terkait penetapan Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) dan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XV, sekaligus penentuan perangkat Musda.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku, Muhammad Faisal Sauhitua dan didampingi Sekretaris DPD KNPI Maluku, Eltin Tanalepy ini terlaksana di Hotel Manise, Kota Ambon, Sabtu (7/5/2022).
“Kita baru saja melakukan rapat pleno KNPI Provinsi Maluku, terkait penetapan Rapimpurnas, dan Musyawarah Daerah (Musda) serta penentuan perangkat Musda dalam hal ini Organizing Comittee (OC) dan Stering Comittee (SC),” ungkap Faisal kepada Wartawan, usai menggelar rapat.
Dikatakan, adapun penetapan tanggal Musda itu sendiri yang mana akan jatuh kurang lebih Minggu ke-3 di bulan Juni 2022.
“Mungkin masih tentatif tapi tetap kordinasi dan fungsi perangkat itu akan dioptimalkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD KNPI Maluku, Eltin Tanalepy juga membenarkan bahwa rapat yang digelar DPD KNPI Provinsi Maluku ini untuk mempersiapkan Musda DPD KNPI Provinsi Maluku yang ke-XV.
“Rapat kita hari ini untuk membentuk persiapan Musda KNPI Provinsi Maluku yang ke-XV. Kita awali dengan pembentukan OC dan SC, yang mana OC kita percayakan kepada bung Sukry Usemahu, dan SC Bung Bramsen Malakuseya” kata Eltin.
Dijelaskan, OC dan SC ini akan meramu secara organisatoris dan teknis kesiapan-kesiapan pelaksanaan Musda yang nantinya akan berjalan sesuai rencana yakni bulan Juni.
Akan tetapi seperti apa yang disampaikan Ketua DPD kNPI Maluku bahwa waktu ini tentatif, maka pihaknya akan koordinasi terus jika ada perubahan-perubahan dikemudian hari.
“Kawan-kawan ini juga antinya akan bekerjasama untuk mengkonsolidasi kawan-kawan OKP, kawan-kawan DPD II yang hari ini dengan kondisi dan realita di daerah yang seperti ini, namun tidak mengurang sedikitpun semangat kita untuk mensukseskan musda ke-XV yang akan berjalan,” ujarnya.
Eltin menegaskan, bahwasannya ia bersama rekan-rekan pengurus lahir dari proses Musda, sehingga ia merasa pihaknya juga akan melahirkan pemimpin yang baru dalam proses Musda itu.
“Soal KNPI ada berapa banyak itu bukan urusan kita. Yang hari ini KNPI harus tetap menjaga eksistensi kepemudaan Maluku. Jika kedepan ada hal-hal yang nanti menjadi godokan dan rumusan dari kerja-kerja SC dan OC, itu kita akan publish supaya masyarakat Maluku tahu bahwa kerja kita itu nampak,” tutupnya.