Atasi Premanisme Di Pasar Baru Mardika Ambon,Pansus Minta Bangun Pos Polisi

by -7 views
by

AMBON,N25NEWS.id-Untuk mengatasi pergerakan aksi premanisme di Pasar baru Mardika Kota Ambon,Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Pasar Mardika menita dibangun posko pengamanan bagi aparat kepolisian.

Hal itu mengingat keberadaan kios-kios yang berada pada pasar Mardika yang baru dikerjakan, tidak sesuai dengan jumlah pedaggang yang berada di kawasan pasar tersebut.

“Hal ini juga agar bisa dipahami oleh pak Kapolresta, karena problem kita di pasar itu, terkait pembangunan pasar Mardika yang baru, hanya bisa menampung kurang lebih 1.300 pedaggang, sementara database pedaggang yang ada kurang lebih 4 ribu, tentu ini akan menimbulkan problema baru, sehingga ada sekitar 2 ribuan lebih yang entah mau dikemanakan, sehingga untuk mengtasinya perlu ada dibangun posko pengamanan,”usul anggota Pansus, Halimun Sahulattu dalam rapar Pansus bersama Kapolresta Pulau Ambon dan PP Lease yang didampingi, Kapolsek Sirimau serta Kadiv Sampta Polresta Ambon, Selasa (20/6).

Selain Posko, anggota Pansus dari Partai Demokrat ini juga menyampaikan persoalan yang terjadi dikawasan pasar Mardika, adanya kegiatan yang dilakukan premansime, termasuk ulah parah asosiasi, terhadap aksi pungutan yang diminta, tanpa ada dasar hukumnya.

“Kita tidak ingin membiarkan, preman-preman ini menguasai pasar dan membiarkan melakukan gerakan yang membuat masyarakat resah. Saya sangat setuju apa yang disampaikan pak Kapolda lewat Kapolresta, bahwa tidak ada lagi dikatomi atau anomi, terhadap para pedagang,”ulasnya.

“Dari keseluruhan. Saya berharap pak Kapolresta dan sangat setuju kalau ada kamera CCTV, tapi juga berharap ada penempatan pos yang melibatkan aparat kepolisian di pasar Mardika itu,”harapnya.

Menyikapinya, Kapolresta Ambon, Kombes Pol Raja Arthur Simamora, usai mengikuti rapat kepada awak media mengatakan, persoalan pengamanan tidak harus semuanya menjadi tanggunjawab kepolisian, sehingga perlu ada kerja sama dan integrasi dengan semua stakeholder, baik pemerintah dan TNI/Polri.

“Memang sebelumnya kita pernag menginisasi, kalau pengamanan yang berintegrasi,”ucapnya.

Terkait dengan penempatan Pos, kata perwira dengan tiga melati dipundaknya, bahwa sudah ada sprin yang dibuat penjabat Walikota Ambon, namun baru sebatas sprin tapi harus kerealisasi pembuatan Pos nya yang selanjutnya akan dijadikan Pos komando center yang dilengkapi dengan sistim CCTV.

“Kemarin kalau tidak salah, pak Walikota sampaikan sedang dilakukan pendataan untuk dibuat anggarannya,”ujarnya.

Menurutnya, secara penempatan Pos dikawasan Pasar Mardika sudah ada, tetapi secara permanen belum, yang ditempatkan di terminal A2, tapi yang dibangun nanti ditempatkan pada lantai 2 yang dilengkapi sistim CCTV yang dipasang pada 11 titik lokasi.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *