AMBON,N25NEWS.id-PT Harsen bersama dengan BKKBN Provinsi Maluku menggelar Sosialisasi Pemasangan Implant I Batang dan II Batang,yang digelar di Ambon belum lama ini.
Sesuai dengan amanat undang-undang nomor 52 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga disebutkan perkembangan kependudukan bertujuan untuk mewujudkan keserasian, keselarasan dan keseimbangan antara kuantitas,kualitas.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Sarles Brabar SE.M.Si,dalam sambutannya mengatakan,persebaran penduduk dengan lingkungan hidup, baik berupa daya dukung alam maupun daya tampung lingkungan serta kondisi perkembangan sosial ekonomi, budaya serta peningkatan kesejahteraan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera.
Menurutnya,salah satu upaya pemerintah dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk adalah melalui pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB) bagi Pasangan Usia Subur (PUS) serta peningkatan akses dan kualitas pelayanan KB.
Selain itu,BKKBN selaku lembaga pemerintah non kementerian yang mengatur pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga telah menetapkan rencana strategis tahun 2020-2024 dalam bidang keluarga berencana dan kesehatan reproduksi, dengan program prioritas berupa pembinaan standarisasi tenaga kesehatan pelayanan KB dan KR serta sasaran program meningkatnya kapasitas tenaga Kesehatan pelayanan KB dan KR yang terstandarisasi/kompeten dalam pelayanan KB.
Indicator persentase faskes dan jejaringnya yang memiliki tenaga K
kesehatan terstandarisasi /kompeten pada pelayanan KB dan KR sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor HK.02.02/MENKES/320/2014 tentang penyelenggaraan Pelatihan Klinis Kesehatan Reproduksi.
Untuk mengantisipasi jumlah tenaga Kesehatan pelayanan KB dan KR yang terstandarisasi/kompeten, terjangkau dan berkualitas tentunya membutuhkan tenaga professional di bidang kesehatan reproduksi saat memberikan pelayanan tersebut.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas tenaga Kesehatan dalam melakukan pelayanan KB adalah dengan melakukan kerjasama dengan berbagai mitra kerja salah satunya penyedia alat dan obat kontraspesi yaitu PT Harsen.
“PT Harsen yang telah menyedian alat dan obat kontrasepsi yang kami peroleh melalui pengadaan di e-katalog yang digunakan untuk pelayanan KB di semua kabupaten/kota,”ujarnya.
Untuk itu, pada hari ini di lakukan kolaborasi dalam memberikan materi pemasangan implant sesuai standar baku dari lembaga profesi (POGI) dengan tujuan agar dapat tersedianya tenaga provider yang terstandarisasi/kompeten dan mampu memberikan pelayanan KB berkualitas.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada PT Harsen yang telah memfasilitasi terlaksananya kegiatan ini dan juga kami sampaikan terima kasih kepada POGI Provinsi Maluku yang telah bersedia memberikan materi pemasangan implant kepada peserta dari semua kabupaten/Kota,”pungkasnya.(**)