AMBON,N25NEWS.id-Langkah Bupati Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Muhammad Thaher Hanubun bangun atau pengembangan kota Langgur,mendapat apresiasi dari anggota DPRD provinsi Maluku,Amir Rumra.
Menurut politisi PKS ini,apresiasi diberikan atas langkah Bupati, Muhammad Thaher Hanubun, menyurati Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku yang ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi pengembangan Langgur, sebagai ibukota Kabupaten Malra.
“Sebagai terwakilan dari daerah pemilihan Kota Tual, Malra dan Aru,saya menilai, langkah jemput bola, yang digagas Bupati Malra, turut menggandeng sejumlah pimpinan OPD dilingkup Pemkab Malra, sehingga patut diberi acuan jempol,”kata Rumra via telepon selulernya, Minggu (26/6/2022).
Dikatakannya lagi langkah Bupati Malra ini terlihat dalam rapat koordinasi yang digelar Pemprov Maluku, selain dihadiri Bupati Malra dan jajaranya, turut diundang para wakil rakyat dari daerah pemilihan Kota Tual, Malra, dan Aru, yakni dirinya (Rumra) sendiri, Saoda Tetthol, Benhur Watubun, dan Mu’min Refra.
Olehnya itu, secara pribadi dan DPRD ujar Rumra memberikan apresiasi terhadap Bupati Malra yang menggandeng pimpinan OPD Malra menyampaikan aspirasi kepada Pemprov dan DPRD Maluku dari Dapil VI.
Selain itu Rumra mengakui, sejak menjadi anggota DPRD empat periode, baik di kabupaten maupun provinsi, baru pernah terjadi di Maluku ada kepala daerah yang begitu concern terhadap pembangunan di daerahnya.
“Dengan langsung berinisiatif menggandeng pimpinan OPD lingkup kabupaten, duduk bersama Pemprov Maluku. Ternyata harus dirasakan bahwa kehadiran Pemprov sangat penting. Kami sudah mendengar dan menerima aspirasi sudah pasti kami mengawal karena kami adalah anggota dewan dari daerah pemilihan VI,” terangnya.
Ia menuturkan Rakor tersebut terkait usulan aspirasi Pemda Malra, salah satunya penataan dan pengembangan Langgur, sebagai ibukota Kabupaten Malra.
“Seperti yang diketahui bersama ibukota Malra, berpindah ke Langgur, setelah Kota Tual menjadi daerah otonom baru sesuai Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2007,
dampak dari Pemindahan tersebut, Kabupaten Malra, harus kembali membangun sarana dan prasarana di Langgur,”tuturnya.
Sehubungan dengan itu, maka sesuai RPJMD 2018 hingga 2023 infrastruktur dasar perkotaan menjadi skala prioritas untuk ditangani dalam periode pembangunan 2018 hingga 2023. Serta beberapa program Pemkab Malra untuk menjadi perhatian di APBD tahun 2023.