Kabut Asap Ancam Kesehatan,Gubernur Maluku Bagikan 1.500 Masker di Ambon

by
by

AMBON, N25NEWS.id – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Maluku meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan pernapasan. Pemerintah Provinsi Maluku pun membagikan 1.500 masker kepada masyarakat di Kota Ambon sebagai langkah pencegahan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Pembagian masker berlangsung pada Senin (12/10/2026), dengan menyasar warga yang beraktivitas di sekitar kawasan Kantor Gubernur Maluku dan sejumlah titik lalu lintas.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa membagikan masker di samping Gereja Maranatha Ambon. Sementara itu, Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie melakukan kegiatan serupa di kawasan lampu merah Pos Kota Ambon, bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Maluku.

Masker diberikan kepada masyarakat yang melintas, mulai dari pengendara sepeda motor, pengguna mobil hingga penumpang transportasi umum.

Asisten III Sekda Provinsi Maluku, Dominggus N. Kaya, menjelaskan bahwa pembagian masker merupakan tindak lanjut dari imbauan pemerintah untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia mengatakan, berdasarkan rilis BMKG yang diterima pemerintah pada hari pelaksanaan kegiatan, kondisi udara dinyatakan tidak sehat bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

“Karena kondisi cuaca, terutama kabut asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan, BMKG telah mengeluarkan rilis terakhir per hari ini yang menggambarkan bahwa kondisi udara tidak sehat bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah,” ujar Kaya.

Pemerintah mengimbau masyarakat membatasi kegiatan di luar rumah selama kondisi udara belum membaik. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan juga diminta menggunakan masker dengan standar perlindungan yang sesuai.

“Karena itu, diharapkan masyarakat mengurangi sebanyak mungkin aktivitas di luar rumah. Kalaupun terpaksa keluar, maka diharapkan menggunakan masker yang standar sehingga bisa mencegah terjadinya peningkatan ISPA,” jelasnya.

Kewaspadaan terhadap kabut asap semakin penting karena, berdasarkan informasi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, sejumlah kabupaten dan kota telah menunjukkan peningkatan jumlah pasien ISPA.

Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah, mengingat paparan asap dapat mengganggu kesehatan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki masalah pernapasan.

Sebanyak 1.500 masker jenis Protective Mask KN95 disiapkan melalui Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku untuk dibagikan kepada masyarakat.

Meski demikian, pembagian masker perlu diikuti dengan langkah perlindungan lainnya, termasuk mengurangi paparan asap dan memantau informasi kualitas udara dari instansi berwenang.

Pemprov Maluku mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah ini. Upaya melindungi kesehatan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kepatuhan masyarakat menjalankan imbauan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Sebab, di tengah kondisi udara yang tidak sehat, pencegahan menjadi langkah penting untuk menekan risiko gangguan kesehatan dan mencegah bertambahnya kasus ISPA.

Sumber: Diskominfo Maluku)

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *